Drama begal di Praya Timur bak sinetron kriminal yang penuh ketegangan. Dalam tempo kurang dari 48 jam, Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Tengah bersama Polsek Praya Timur berhasil mengamankan dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang bikin geger di Desa Beleka. Tapi, aksi ini belum sepenuhnya usai. Satu pelaku masih buron, menambah bumbu misteri yang membuat masyarakat was-was.
Kasat Reskrim IPTU Luk Luk Il Maqnum, STrK., SIK., MH, yang namanya terdengar sekeren karakternya, mengungkap detail peristiwa ini. “Kedua pelaku yang kita amankan berinisial M dan MJ. Jumlah pelakunya ada tiga, satu pelaku masih buron,” ungkapnya, Rabu (25/12).
Kejadian mencekam ini terjadi pada Senin malam (23/12), tepatnya pukul 23.00 WITA. Saat itu, korban bersama temannya baru saja pulang dari rumah keluarga di Desa Beleka untuk membahas soal penanaman bibit padi. Namun, siapa sangka perjalanan pulang yang harusnya damai malah berubah menjadi teror?
Diadang Bambu dan Ditodong Senjata
Di tengah perjalanan, sepeda motor korban dihentikan oleh para pelaku dengan gaya klasik: sebatang bambu melintang di jalan. Korban, yang mungkin mengira ini hanya prank malam hari, justru dihadapkan pada ancaman serius. “Salah satu pelaku langsung menodongkan senjata tajam di leher korban,” jelas IPTU Luk Luk dengan nada tegas.
Tak berhenti di situ, para pelaku juga mengambil sepeda motor dan telepon genggam milik korban. Total kerugian? Fantastis: Rp20,5 juta. Sebuah angka yang bikin siapa pun yang mendengarnya mengelus dada.
Dua Pelaku Tertangkap, Satu Masih Misterius
Operasi cepat dari polisi membuahkan hasil dengan ditangkapnya dua pelaku. M dan MJ kini mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun, buronan ketiga menjadi teka-teki. “Kami masih lakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang buron,” tambah Kasat Reskrim.
Warga Resah, Polisi Beri Jaminan Keamanan
Kasus ini membuat masyarakat Desa Beleka dan sekitarnya dilanda keresahan. Namun, polisi memastikan mereka akan terus memburu pelaku terakhir hingga titik terang tercapai. “Kita sudah amankan kedua pelaku untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas IPTU Luk Luk.
Kesimpulan: Akhir Drama atau Awal Babak Baru?
Kasus ini jadi perbincangan hangat, bukan hanya karena aksinya yang dramatis, tetapi juga kerugian besar yang diderita korban. Akankah buronan terakhir segera tertangkap? Ataukah ada cerita lain yang akan terungkap?
Mari kita tunggu babak berikutnya dari kisah kriminal ini. Satu hal yang pasti, aksi begal di Praya Timur ini jadi pengingat keras untuk tetap waspada, karena drama kriminal bisa terjadi kapan saja, di mana saja


















