Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kota Mataram tak hanya bersiap menyambut keramaian, tapi juga pesta peningkatan okupansi hotel yang bikin para pelaku bisnis tersenyum lebar. Bayangkan, angka hunian kamar city hotel yang awalnya berkisar di angka 40-64 persen kini terus merangkak naik. Menurut prediksi Asosiasi Hotel Mataram (AHM), okupansi bakal menyentuh puncak hingga 80 persen menjelang pergantian tahun!
Ketua AHM, I Made Adiyasa Kurniawan, dengan penuh optimisme menjelaskan tren ini, “Kalau dilihat dari tahun sebelumnya, peningkatan ini sudah bisa diprediksi. Di tanggal 29 Desember biasanya mulai terasa lonjakan, sampai akhirnya puncaknya di malam tahun baru.”
Angka yang Menggoda, Tanpa Naik Harga
Data yang dihimpun AHM menunjukkan dominasi okupansi masih berada di hotel-hotel besar di pusat kota. Dan kabar baiknya? Harga kamar tetap stabil, tak ada lonjakan meski permintaan naik. “Mayoritas tamu yang datang adalah grup, karena hotel besar punya jumlah kamar lebih banyak dan mampu menampung tamu dalam jumlah besar,” jelas Adiyasa.
Namun, bukan hanya angka yang menjadi highlight. Dari data yang dihimpun, mayoritas wisatawan yang menginap di Mataram adalah domestik. Hal ini berbanding terbalik dengan Senggigi dan Tiga Gili yang cenderung menjadi favorit wisatawan mancanegara.
Liburan, Ekonomi NTB Ikut Menggeliat
Tak hanya Mataram, NTB secara keseluruhan juga memanen berkah Nataru. Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin Malady, mencatat okupansi hotel di wilayah ini diprediksi mencapai angka 85 persen, bahkan dengan optimisme tambahan hingga 90 persen menjelang penghujung tahun.
“Tahun ini, penyebaran pemesanan kamar cukup merata, mulai dari Kota Mataram, Mandalika, Senggigi, hingga Tiga Gili. Dampaknya luar biasa, perekonomian bergerak dari berbagai sektor, seperti transportasi, UMKM, hingga kuliner,” ujarnya.
Apa yang Bikin Berbeda Tahun Ini?
Sejumlah pengamat pariwisata menilai bahwa stabilitas harga dan promosi besar-besaran dari pelaku usaha lokal turut menjadi kunci. Selain itu, wisatawan juga semakin percaya diri untuk melakukan perjalanan pasca-pandemi, dengan destinasi NTB menjadi salah satu favorit utama mereka.
Melihat data tahun ini, sektor pariwisata NTB tampaknya siap menutup 2024 dengan angka-angka fantastis. Bagi para pelaku bisnis perhotelan, liburan ini bukan sekadar momen bersantai, tapi juga waktu terbaik untuk menuai keuntungan.
Jadi, siap-siap! Jika Anda belum pesan kamar untuk liburan akhir tahun di Mataram, jangan heran jika pilihan semakin menipis. Bagaimana tidak, lonjakan okupansi ini seperti bom waktu yang hanya menunggu detik-detik terakhir untuk meledak!
Satu hal yang pasti, NTB, khususnya Kota Mataram, sedang menikmati masa kejayaannya. Tahun baru, harapan baru, dan tentunya… pemasukan baru untuk semua!


















