investigasiindonesia.com – Cemburu yang tak terkendali mengubah kehidupan seorang aparatur sipil negara (ASN) menjadi mimpi buruk. Furkan (41), ASN Pemerintah Kota Bima, kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah tega menghabisi nyawa istrinya sendiri, Sri Rahayu (39).
Peristiwa tragis itu terjadi di kamar kos wilayah Kelurahan Rabadompu Barat, Selasa (kemarin) siang, sekitar pukul 12.00 Wita. Awalnya, pasangan suami istri ini terlibat adu mulut yang memanas. Emosi Furkan memuncak hingga ia melakukan penganiayaan brutal terhadap korban.
“Pelaku menusuk mata kiri korban menggunakan tangan kiri sebanyak lima kali dengan membabi buta,” ungkap Kasi Humas Polres Bima Kota, Ipda Baiq Fitria Ningsih.
Setelah korban tewas bersimbah darah, Furkan meninggalkan lokasi dan menyerahkan diri ke Polres Bima Kota. Kepada penyidik, ia mengaku nekat karena cemburu sang istri sering berkomunikasi dengan pria lain.
Kini, Furkan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Cemburu yang seharusnya dijaga dengan sabar justru berakhir menjadi tragedi berdarah.


















