banner 728x250
Berita  

DPRD NTB Desak Bank NTB Syariah Beri Pinjaman Tanpa Bunga untuk UMKM

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Bank NTB Syariah diminta mengambil peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama dengan memberikan pembiayaan tanpa bunga bagi pelaku UMKM. Skema ini diharapkan bisa meringankan beban pengusaha kecil yang kesulitan modal.

Anggota DPRD NTB, Sudirsah Sujanto, mengatakan banyak pelaku usaha mikro yang mengeluhkan sulitnya akses permodalan dalam kegiatan reses yang digelar sejak 30 Oktober hingga 6 November.

banner 325x300

“Ini bisa mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online dan rentenir yang bunganya mencekik,” ujarnya, Rabu (6/11).

Menurutnya, Bank NTB Syariah sebagai bank pembangunan daerah berbasis syariah seharusnya menjadi solusi atas aspirasi tersebut. Pemerintah provinsi bisa mensubsidi margin atau bunga agar masyarakat hanya membayar pokok pinjaman.

“Kalau pemerintah bisa menanggung bunganya, masyarakat tinggal bayar pokok. Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah,” tegasnya.

Sudirsah menilai, kebijakan ini dapat menjadi terobosan untuk menggairahkan ekonomi di lapisan bawah, sekaligus memperkuat posisi Bank NTB Syariah sebagai motor ekonomi daerah.

Sementara itu, Komisi III DPRD NTB mendesak Bank NTB Syariah segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk menetapkan jajaran direksi dan komisaris baru.

Ketua Komisi III DPRD NTB, Sambirang Ahmadi, menegaskan, percepatan RUPS penting agar direksi baru bisa segera bekerja dan menentukan arah kebijakan bisnis bank daerah tersebut.

“Sepuluh calon direksi dan komisaris sudah lulus fit and proper test dari OJK. Sekarang tinggal diputuskan dalam RUPS. Semakin cepat semakin baik,” katanya.

Ia juga meminta Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal selaku pemegang saham mayoritas untuk segera mengonsolidasikan struktur manajemen baru agar Bank NTB Syariah bisa langsung tancap gas dengan berbagai aksi korporasi.

Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan 10 nama yang lolos uji kelayakan dan kepatutan.
Jajaran direksi terdiri dari: Nazaruddin (Direktur Utama), Adhi Susantio, Agus Suhendro, Ajar Susanto Broto, dan Ferry Ardiansyah.
Sedangkan komisaris yang dinyatakan lolos yaitu Putu Rahwidhiyasa, Anis Mudjahid Akbar, Achmad Fauzi, M. Taufiq Gozi, dan Agus Priyanto.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *