banner 728x250

Rendahnya Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Ratusan Dapur MBG di Lotim Terancam Beroperasi Tanpa Perlindungan

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Minimnya kesadaran terhadap pentingnya jaminan keselamatan kerja kembali menjadi sorotan setelah BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur (Lotim) mengungkapkan bahwa ratusan dapur operasional MBG di wilayah tersebut masih belum mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta perlindungan jaminan kecelakaan kerja.

Dari ratusan dapur yang disiapkan, baru 43 dapur yang telah resmi mendaftarkan pekerjanya, masing-masing mempekerjakan sekitar 50 orang. Sisanya disebut masih dalam proses perizinan atau belum beroperasi penuh.

banner 325x300

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lotim, Yohan Firmansyah, menegaskan bahwa pekerja dapur MBG termasuk kelompok risiko tinggi karena lingkungan kerjanya menuntut aktivitas fisik dan penggunaan peralatan yang rentan menimbulkan kecelakaan.
“Semua dapur yang sudah beroperasi harus segera mendaftarkan pekerjanya. Ini bentuk perlindungan dasar bagi mereka,” tegasnya.

Untuk mempercepat proses, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) koordinator Bali-Nusra, termasuk SPPG NTB dan Lotim. Upaya ini dilakukan agar seluruh pekerja MBG tercakup perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Selain pekerja MBG, Yohan juga mengingatkan agar para pekerja mandiri hingga Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak mengabaikan pentingnya kepesertaan. Saat ini, lebih dari 17 ribu PMI asal Lotim tercatat aktif sebagai peserta, sebuah syarat wajib sebelum mereka diberangkatkan secara resmi.
“Iuran mereka ditanggung perusahaan pemberi kerja. Jasa konstruksi di Lotim juga wajib mendaftarkan pekerjanya,” ujarnya.

Wakil Bupati Lotim, Moh Edwin Hadiwijaya, menambahkan bahwa pemerintah daerah bersama BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan sosialisasi untuk menjangkau seluruh segmen pekerja.
“Pekerja mandiri justru memiliki risiko yang lebih besar. Perlindungan ini bukan hanya untuk penerima upah, tapi semua yang bekerja,” jelasnya.

Minimnya kepesertaan di dapur MBG menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Tanpa langkah cepat, ribuan pekerja terancam bekerja tanpa perlindungan apabila terjadi kecelakaan kerja.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *