investigasiindonesia.com – Pelantikan Lalu Muhamad Akhyar sebagai Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah sisa masa jabatan 2024–2029 tidak hanya menjadi momen pengisian kekosongan jabatan, tetapi juga dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi internal parlemen. Pengangkatan politisi Golkar tersebut berdasarkan SK Gubernur NTB nomor 100.3.31-534 tahun 2025 sebagai pengganti almarhum Lalu Ahmad Rumiawan yang wafat akibat kecelakaan pada Mei lalu.
Prosesi pelantikan berlangsung dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Lombok Tengah, H Lalu Ramdan, Senin (17/11). Ramdan menegaskan bahwa pengisian posisi Wakil Ketua I bukan sekadar formalitas, tetapi menyangkut keberlanjutan kinerja lembaga legislatif di tengah dinamika politik daerah.
“Dengan dilantiknya Lalu Muhammad Akhyar, kita berharap mekanisme serta roda organisasi di DPRD tetap berjalan optimal,” kata Ramdan. Ia juga menyinggung adanya perubahan komposisi alat kelengkapan dewan setelah Akhyar meninggalkan posisi Ketua Komisi II. Perpindahan Ferdian Elmansyah dari Komisi IV ke Komisi II disebut sebagai bagian dari penataan ulang struktur fraksi untuk menjaga keseimbangan.
Dalam sambutannya, Ramdan meminta seluruh anggota dewan mendukung Akhyar dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan legislatif. Menurutnya, tantangan ke depan membutuhkan kesolidan semua unsur, terutama di tubuh DPRD.
Dari pihak eksekutif, Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah menyebut pelantikan ini sebagai bagian dari continuity governance atau keberlanjutan pemerintahan daerah. Ia menilai Akhyar telah menunjukkan kapasitas dan dedikasi sebagai wakil rakyat sehingga layak mengemban amanah baru tersebut.
“Kami yakin beliau mampu menjadi jembatan yang menguatkan sinergi antara eksekutif dan legislatif, terutama menghadapi agenda pembangunan yang semakin kompleks,” ujar Nursiah.
Ia menekankan bahwa komunikasi politik dan kerja kolaboratif merupakan kunci menghadapi tantangan pembangunan daerah. DPRD dan Pemda, katanya, adalah dua pilar yang harus berjalan selaras demi kepentingan masyarakat Lombok Tengah.
“Melalui momentum ini, kami mengajak seluruh jajaran DPRD untuk menjaga integritas, memperkuat kebersamaan, dan mengedepankan musyawarah dalam setiap keputusan,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak penguatan stabilitas internal DPRD Lombok Tengah, sekaligus memperkokoh arah politik pembangunan daerah dalam lima tahun mendatang.


















