banner 728x250
Berita  

70 Persen Atlet Kekurangan Hemoglobin, KONI Mataram Gerakkan Revolusi Gizi Pelatda

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Temuan mencengangkan dari serangkaian tes kesehatan atlet Pelatda Sangkareang mendorong KONI Mataram mengambil langkah cepat. Dari hasil pemeriksaan, sekitar 70 persen atlet tercatat memiliki kadar hemoglobin (Hb) di bawah normal, kondisi yang dapat menghambat stamina dan performa saat latihan maupun bertanding.

Situasi ini membuat KONI Mataram menempatkan aspek gizi sebagai prioritas utama dalam pembinaan berbasis sport science. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengirim ahli gizi Satlak Pelatda Mataram, Intan Prima Yanti, untuk mengikuti Sport Nutrition Training Level 1 di Jogjakarta.

banner 325x300

Ketua KONI Mataram, Firadz Pariska, menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak bisa lagi mengandalkan latihan fisik semata. “Skill teknis itu penting, tapi tanpa nutrisi yang baik, atlet tidak akan pernah mencapai performa terbaiknya,” ujarnya, Senin (18/11).

Firadz menambahkan bahwa penguatan aspek gizi merupakan pintu masuk untuk meningkatkan prestasi atlet di berbagai level, mulai dari Porprov, nasional, hingga internasional. Pelatihan yang diikuti Intan disebut sebagai tahap awal dari upaya besar KONI Mataram membangun sistem sport science berkelanjutan.

Intan sendiri menyebut temuan Hb rendah pada mayoritas atlet menjadi alarm penting untuk segera melakukan perubahan pola konsumsi. “Selama ini menu makan atlet masih disamaratakan. Padahal kebutuhan atletik tidak sama dengan angkat besi, dan berbeda pula dengan taekwondo,” jelasnya.

Dalam pendampingan sebelumnya, Intan sudah mencoba menyesuaikan menu di beberapa cabang olahraga. Ia mencontohkan bagaimana atlet taekwondo membutuhkan asupan gula tertentu sebelum sparring, serta rekomendasi produk aman sesuai standar BPOM.

“Energi atlet itu datang dari apa yang mereka makan. Latihan penting, tetapi faktor gizi adalah penentu utama performa,” tegasnya.

Pelatihan yang ia ikuti berfokus pada hidrasi, gula darah, serta penyusunan menu personal berdasarkan kebutuhan spesifik tubuh dan cabang olahraga. Materi juga mencakup periodisasi nutrisi mulai dari latihan umum, khusus, hingga fase kompetisi.

Firadz berharap ilmu yang didapat Intan nantinya dapat ditularkan kepada seluruh tim Satlak Pelatda Mataram. Tujuannya satu: membangun sistem pembinaan atlet yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga sehat dan siap bersaing di level tertinggi.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *