investigasiindonesia.com – Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima memasuki babak akhir. Panitia seleksi (Pansel) resmi menetapkan tiga nama yang lolos ke tahap final dan langsung menyerahkannya kepada Wali Kota untuk dipilih satu sebagai sekda definitif.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 26/PANSEL SEKDA-KOBI/XI/2025 yang dirilis, kemarin. Penetapan ini merupakan kelanjutan dari hasil seleksi yang diumumkan pada 13 Oktober lalu serta diperkuat melalui Berita Acara Hasil Akhir Penilaian Nomor 25/PANSEL SEKDA-KOBI/XI/2025 tanggal 17 November.
Pansel juga berpegang pada rekomendasi resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 27655/R-AK.02.03/SD/F/2025 yang mengesahkan hasil seleksi tersebut.
“Sudah resmi diumumkan hari ini,” ujar Ketua Pansel, Dr Iwan Harsono, kepada Lombok Post, kemarin.
Tiga Nama Calon Sekda
Tiga kandidat yang melaju sampai tahap akhir adalah:
Muhammad Fakhrunraji, Inspektur Inspektorat Kota Bima
Arif Roesman Effendy, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Bima
Muhammad Hasyim, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Bima
Ketiganya, kata Iwan, telah resmi diserahkan kepada Wali Kota Bima untuk dipilih satu nama. “Tugas pansel sudah selesai setelah tiga nama diserahkan. Sekarang keputusan sepenuhnya di tangan Pak Wali Kota,” ucapnya.
Menunggu Keputusan Wali Kota
Masa jabatan Sekda saat ini masih dijalankan oleh pejabat (Pj) yang akan berakhir pada 7 Desember mendatang. Karena itu, waktu pelantikan sekda definitif sepenuhnya fleksibel.
“Pelantikan bisa kapan saja, sebelum atau sesudah masa jabatan Pj berakhir,” tambahnya.
Enam Pendaftar, Tiga Gugur
Sebelumnya, enam pejabat mendaftar dalam seleksi terbuka Sekda Kota Bima. Namun, tiga di antaranya dinyatakan tidak memenuhi kualifikasi penilaian pansel.
Mereka adalah:
Syarif Rustaman (Kepala Bappeda Kota Bima)
Is Fahmi (Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima)
Sukarno (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima)
Dengan gugurnya tiga nama tersebut, proses seleksi mengerucut pada tiga kandidat yang kini menunggu keputusan final dari Wali Kota Bima.


















