banner 728x250
Berita  

DPRD Kota Mataram Perkuat Fondasi Regulasi di Tengah Tantangan Fiskal 2026

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Di tengah proyeksi tantangan fiskal tahun anggaran 2026, DPRD Kota Mataram menegaskan komitmennya memperkuat fondasi regulasi lintas sektor, termasuk dalam mendukung pengembangan olahraga daerah. Salah satu momentum penting yang menjadi perhatian adalah bergulirnya kompetisi Liga 4 NTB 2025/2026 yang dijadwalkan mulai Januari 2026 mendatang.

Kompetisi sepak bola kasta keempat yang digagas Asprov PSSI NTB tersebut akan memusatkan sejumlah pertandingan di Kota Mataram, tepatnya di GOR 17 Desember. Kondisi ini dinilai strategis dalam menggerakkan aktivitas ekonomi lokal sekaligus pembinaan generasi muda melalui olahraga prestasi.

banner 325x300

Wakil Ketua Asprov PSSI NTB, Suhaimi, menyampaikan bahwa Liga 4 musim 2025/2026 tetap menggunakan sistem dua zona, yakni Zona Pulau Lombok dan Zona Pulau Sumbawa, guna mempermudah koordinasi dan efisiensi pelaksanaan. “Surat teknis pendaftaran sudah kami sebar ke seluruh klub di NTB. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi SIAP dengan kriteria usia pemain utama kelahiran tahun 2008,” ujarnya.

DPRD Kota Mataram memandang pelaksanaan kompetisi tersebut membutuhkan kepastian regulasi yang selaras dengan kemampuan fiskal daerah. Di tengah keterbatasan anggaran, dukungan kebijakan diarahkan pada optimalisasi sarana prasarana yang sudah ada serta sinergi antar pemangku kepentingan tanpa membebani APBD secara berlebihan.

Kick-off Liga 4 Zona Pulau Lombok dijadwalkan berlangsung pada 10 Januari 2026 di GOR 17 Desember Mataram. Sementara Zona Pulau Sumbawa akan dimulai 14 Januari 2026 dengan Stadion GOR Lalu Magaparang, KSB, sebagai pusat pertandingan. Empat tim terbaik dari masing-masing zona nantinya akan melaju ke fase final Zona NTB dengan format setengah kompetisi.

DPRD menilai ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari investasi sosial jangka panjang. Dengan regulasi yang kuat dan perencanaan fiskal yang terukur, Liga 4 diharapkan mampu melahirkan bibit atlet potensial sekaligus menghidupkan ekosistem olahraga di daerah.

Ke depan, DPRD Kota Mataram mendorong agar setiap agenda olahraga berskala regional maupun provinsi tetap berada dalam koridor regulasi yang adaptif, transparan, dan realistis terhadap tantangan fiskal 2026, tanpa mengurangi esensi pembinaan dan prestasi.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *