banner 728x250
Berita  

PAD Mataram Lampaui Target, Pajak Kendaraan Jadi Penopang Utama

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Capaian penerimaan asli daerah (PAD) Kota Mataram tahun 2025 tak hanya melampaui target, tetapi juga memperlihatkan ketergantungan kuat pada sektor pajak kendaraan bermotor. Dari target lebih dari Rp 616 miliar, realisasi PAD menembus Rp 635 miliar atau mencapai 100,6 persen hingga 24 Desember 2025.

Data Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram menunjukkan, sektor pajak daerah masih menjadi tulang punggung PAD dengan kontribusi Rp 313,05 miliar atau 103,8 persen dari target. Kinerja positif ini terutama ditopang oleh penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB).

banner 325x300

Kepala BKD Kota Mataram, HM Ramayoga, mengatakan bahwa meski pajak daerah secara umum melampaui target, masih terdapat satu jenis pajak yang capaiannya belum optimal. “Pajak reklame baru terealisasi sekitar 86 persen. Ini yang masih menjadi pekerjaan rumah,” ujarnya, Selasa (30/12).

Di sisi lain, sektor retribusi daerah justru kembali mencatatkan kinerja di bawah target. Dari sektor ini, realisasi baru mencapai Rp 291,43 miliar atau sekitar 93 persen. Beberapa retribusi unggulan seperti jasa pelayanan persampahan dan retribusi parkir disebut belum pernah menyentuh target.

Menurut Ramayoga, stagnasi retribusi tersebut disebabkan belum adanya penyesuaian tarif. “Tarif kebersihan dan parkir masih menggunakan tarif lama. Karena itu, pada 2026 nanti akan ada kebijakan wali kota untuk menaikkan tarif secara bertahap,” jelasnya.

Selain pajak dan retribusi, kontribusi signifikan juga datang dari sektor pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dengan realisasi Rp 13,61 miliar atau 126 persen, serta dari lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 17,45 miliar atau melonjak hingga 259 persen dari target.

Pemkot Mataram masih membuka peluang bertambahnya angka PAD 2025, mengingat realisasi Rp 635 miliar tersebut baru dihitung hingga 24 Desember. “Masih ada penerimaan di beberapa hari terakhir yang belum direkap,” kata Ramayoga.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, H Lalu Alwan Basri, menegaskan bahwa angka PAD masih berpotensi naik meski tidak signifikan. “Realisasi sementara di 100,6 persen. Masih ada laporan yang belum masuk, terutama dari sektor retribusi parkir,” ujarnya.

Dengan sisa waktu di penghujung tahun, Pemkot Mataram memperkirakan capaian akhir PAD 2025 maksimal berada di kisaran 102 persen. Capaian ini sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat struktur PAD agar tidak terlalu bergantung pada satu sektor saja di tahun-tahun mendatang.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *