banner 728x250
Berita  

Jumlah NIB Menurun, tapi Kualitas Usaha di Mataram Melonjak di 2024!

banner 120x600
banner 468x60


Kalau bicara bisnis, Kota Mataram lagi naik kelas! Meski jumlah Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menurun, kualitas usaha di Mataram justru menunjukkan tren positif. Amir, salah satu pejabat di DPMPTSP, mengungkapkan bahwa penurunan ini bukan soal kemunduran, melainkan transformasi menuju usaha-usaha yang lebih solid dan serius.

“Memang ada penurunan NIB, terutama di kategori risiko rendah seperti pedagang kecil. Tapi untuk usaha skala menengah dan besar, kita lihat peningkatan signifikan dari segi kualitas,” kata Amir dalam wawancara eksklusif.

banner 325x300

Statistik NIB: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Berdasarkan data, NIB risiko rendah seperti usaha kecil-kecilan turun dari 15.094 pada 2023 menjadi 11.519 di 2024. Sebaliknya, NIB untuk risiko menengah rendah naik dari 1.514 menjadi 1.708. Meski jumlah NIB risiko tinggi seperti perusahaan besar juga turun dari 19.551 ke 16.026, sektor ini tetap menjadi indikator bahwa investasi besar masih terus berjalan.

“Usaha-usaha besar, termasuk hotel-hotel dengan lebih dari 100 kamar, tetap stabil. Ini menunjukkan bahwa daya tarik Mataram sebagai lokasi investasi masih kuat,” tambahnya.

Kuliner Lokal: Bintang Baru di 2024
Dari sisi klasifikasi usaha (KBLI), sektor makanan dan minuman menjadi primadona. Industri makanan ringan mendominasi dengan 941 usaha baru. Kedai makanan berada di posisi kedua dengan 878 usaha. Selain itu, produk roti dan kue, hingga usaha minuman seperti kedai cendol, turut berkontribusi besar dalam daftar lima teratas.

“Mataram memang surganya kuliner. Industri ini tumbuh pesat dan mendominasi kategori NIB. Banyak pelaku usaha baru yang mencoba peruntungan di sektor ini,” jelas Amir.

Mudah, Gratis, dan Tanpa Ribet!
Pengurusan NIB di Kota Mataram dijamin anti ribet. DPMPTSP memastikan prosesnya gratis kecuali untuk pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan pajak. “Kami juga proaktif, turun ke kantor-kantor lurah untuk membantu masyarakat mendapatkan NIB,” kata Amir.

Bahkan, dengan upaya jemput bola seperti ini, banyak warga yang merasa semakin dimudahkan dalam memulai usaha. Tidak ada alasan lagi untuk tidak berani mencoba!

Target Investasi Hampir Tercapai
Di sisi lain, realisasi investasi Kota Mataram juga patut diacungi jempol. Dari target Rp 1,6 triliun, hingga triwulan akhir 2024, sudah tercapai 80 persen atau sekitar Rp 1,3 triliun. Dengan sisa waktu yang ada, DPMPTSP optimistis target ini akan terlampaui.

“Laporan final masih dalam proses, tapi kami yakin Mataram akan melewati target ini dengan baik,” tutup Amir.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *