banner 728x250
Berita  

Astindo NTB Perluas Bidikan Pasar, Saudi dan India Jadi Fokus Baru

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Di tengah ketidakpastian global yang memengaruhi sektor pariwisata, Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB memilih mengubah strategi dengan membuka pasar baru. Arab Saudi dan India kini menjadi dua negara sasaran utama untuk memperkuat arus kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat.

Ketua DPD Astindo NTB, Sahlan M Saleh, menilai potensi pasar Timur Tengah, khususnya Arab Saudi, sangat menjanjikan. Karakter pariwisata NTB yang mengedepankan halal tourism dan wisata alam dinilai selaras dengan minat wisatawan kawasan tersebut. Karena itu, Astindo NTB terus memperluas jejaring kerja sama dengan mitra strategis di negara-negara Teluk serta aktif mengikuti bursa pariwisata internasional seperti Arabian Travel Market di Riyadh.

banner 325x300

Tak hanya Timur Tengah, India juga mulai dilirik sebagai pasar potensial. Sahlan menyebut segmen menengah ke atas di India memiliki minat tinggi terhadap destinasi eksotis seperti Lombok dan Sumbawa. Meski penetrasi saat ini masih terbatas, pasar India diyakini dapat menjadi salah satu penopang utama pariwisata NTB di masa depan.

Menghadapi fluktuasi nilai tukar dan isu geopolitik global, Astindo NTB menerapkan strategi early sales dengan memasarkan paket wisata unggulan sejak dini, termasuk event besar seperti MotoGP Mandalika. Skema harga khusus ini diharapkan mampu mengamankan minat wisatawan lebih awal sekaligus meminimalkan dampak dinamika global.

Capaian tahun 2025 menjadi modal penting. Sepanjang tahun tersebut, Astindo NTB berhasil mendatangkan sekitar 6.200 wisatawan, dengan komposisi 60 persen wisatawan mancanegara, mayoritas berasal dari Eropa. Bahkan, NTB sempat menerima charter flight dari Slovakia yang membawa wisatawan kelas atas.

Memasuki 2026, Astindo NTB menargetkan 10 ribu kunjungan wisatawan dengan rasio 60 persen mancanegara dan 40 persen domestik. Berbagai event penunjang seperti fun run serta inovasi produk wisata terus digencarkan.

Sementara itu, Wakil Ketua BPPD NTB, Dewantoro Umbu Joka, bersama Disparekraf NTB, juga mendampingi inspeksi lapangan agen travel besar asal Guangzhou, China, ke sejumlah destinasi unggulan di Lombok. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi wisatawan China, khususnya segmen menengah ke atas, sekaligus meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan asing di NTB.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *