investigasiindonesia.com — Polres Lombok Barat (Lobar) tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang warga di wilayah Lembar, tepatnya di ruas Jembatan Bakong, Desa Lembar, Kecamatan Lembar. Peristiwa ini terjadi pada Minggu dini hari (18/1) sekitar pukul 03.00 Wita.
Kasatreskrim Polres Lobar AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata menjelaskan, laporan resmi telah diterima dan saat ini penyidik fokus mengungkap motif serta mengidentifikasi para terduga pelaku. Insiden bermula saat korban berinisial LEI pulang kerja bersama seorang saksi.
Di tengah perjalanan, korban berpapasan dengan sepeda motor yang ditumpangi tiga pria. Situasi memanas setelah terjadi perselisihan terkait penggunaan lampu sorot yang dianggap mengganggu. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga berujung pada tindakan kekerasan.
“Kesalahpahaman tersebut menyulut emosi dan berakhir dengan penganiayaan terhadap pelapor,” ujar AKP Eka, Sabtu (24/1).
Polisi memastikan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan keterangan korban, tidak ditemukan indikasi perampokan. Tidak ada barang korban yang hilang dalam insiden tersebut.
Ketegangan memuncak saat korban berusaha mengakhiri pertikaian dan melanjutkan perjalanan. Secara tiba-tiba, salah satu dari tiga pria tersebut mengeluarkan senjata tajam dan menusuk korban, mengakibatkan luka serius di bagian punggung sebelah kanan.
Hingga kini, polisi masih menyisir kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi dan jalur pelarian pelaku guna mempercepat proses pengungkapan kasus.


















