banner 728x250
Berita  

Musrenbang Tematik Pendidikan, Strategi Pemkab Lombok Tengah Menyusun Arah Baru Sekolah Berkualitas

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindoesia.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) tak ingin pembangunan pendidikan berjalan tanpa arah. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Pendidikan, Pemda memilih jalur kolaboratif sebagai strategi menyusun peta jalan pendidikan yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Forum yang digelar di Kantor Bupati Lombok Tengah, Rabu (11/2) ini menjadi ruang konsolidasi gagasan lintas sektor. Wakil Bupati Lombok Tengah, H.M. Nursiah, menegaskan bahwa pendekatan tematik bukan sekadar agenda tahunan, melainkan metode kerja yang menuntut ketajaman analisis terhadap persoalan riil di lapangan.

banner 325x300

“Musrenbang tematik ini momentum strategis untuk membedah isu aktual berbasis fakta. Usulan prioritas harus realistis dengan kapasitas anggaran daerah, tetapi tetap mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Ia mengajak para kepala sekolah dan tenaga pendidik untuk aktif berdiskusi, tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga menghadirkan solusi konkret demi kemajuan pendidikan di Lombok Tengah.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur penting seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kementerian Agama (Kemenag), serta akademisi dari Universitas Mataram dan Universitas Nahdlatul Ulama. Keterlibatan para pakar dan praktisi ini diharapkan mampu memperkaya perspektif dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Kepala Bidang Aplikasi Pelayanan Publik dan Manajemen (AP2M) Bapperida Lombok Tengah, Sri Mulyana Widiastuti, menyebutkan bahwa pelaksanaan Musrenbang tematik pendidikan/anak ini merupakan yang kedua kalinya. Hal tersebut menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menjadikan pendidikan sebagai prioritas pembangunan.

“Forum ini bukan seremoni. Ini ruang berbagi data, mengidentifikasi persoalan, sekaligus merumuskan langkah strategis untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan pendidikan,” jelasnya.

Sejumlah isu krusial mengemuka dalam diskusi, mulai dari pemerataan akses pendidikan agar seluruh anak di Lombok Tengah mendapatkan layanan yang layak, peningkatan mutu guru melalui penguatan kapasitas di semua jenjang, hingga pembenahan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar.

Melalui sinergi lintas sektoral ini, Pemkab Lombok Tengah optimistis dapat menyusun cetak biru pendidikan yang inklusif dan kompetitif. Harapannya, sistem pendidikan yang dibangun hari ini mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *