investigasiindonesia.com – Bandara Internasional Lombok (BIL) ramai seperti pasar malam! Jelang Idul Fitri 1446 H, ribuan penumpang memadati bandara setiap hari. Data terbaru menunjukkan, rata-rata 6.100 orang melintas setiap harinya sejak posko Lebaran dibuka pada 21 Maret. Angka ini melonjak 8,3% dibanding tahun lalu dan bahkan naik 35% dari pekan sebelumnya.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Jumat, 28 Maret, sementara arus balik akan memuncak pada Minggu, 6 April 2025. Meski jumlah penerbangan sedikit menurun 9,8% dibanding tahun lalu, aktivitas pesawat justru naik 9,5% dari pekan biasa. Uniknya, hingga kini belum ada maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan (extra flight).
PT Angkasa Pura I Bandara Lombok sudah siaga penuh. Posko terpadu Lebaran beroperasi selama 22 hari (21 Maret–11 April) dengan 325 personel gabungan dari TNI, Polri, hingga instansi terkait. Fasilitas bandara juga dipastikan siap menampung lonjakan penumpang. “Terminal kami bisa melayani 19.000 penumpang per hari, sementara saat ini baru 5.000–6.000. Kapasitas masih sangat longgar,” kata Stephanus Millyas Wardana, GM Bandara Lombok.
Proyeksi tahun ini optimistis: 159.914 penumpang (naik 11,7%) dan 1.408 penerbangan (naik 3,6%) selama periode Lebaran. Bandara Lombok kini menghubungkan 11 rute domestik seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali, plus dua rute internasional ke Kuala Lumpur dan Singapura.
Yang bikin makin semangat, antusiasme masyarakat untuk mudik via udara terus meningkat. Dengan segala persiapan ini, Bandara Lombok siap jadi gerbang pulang kampung yang lancar dan nyaman!


















