investigasiindonesia.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB menegaskan kesiapan provinsi ini sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028. Dengan semangat optimisme, segala persiapan terus dilakukan secara bertahap untuk memastikan event multiolahraga terbesar di Indonesia berjalan sukses.
Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, menyatakan bahwa progres pembangunan venue pertandingan telah mencapai 80%. Informasi ini telah disampaikan langsung kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam pertemuan akhir Maret lalu. “Kami terus memastikan semua persiapan berjalan sesuai rencana,” ujar Mori dengan penuh keyakinan.
Tak hanya itu, KONI NTB juga telah berkoordinasi dengan berbagai induk cabang olahraga (cabor) untuk memverifikasi kesiapan venue. Salah satunya adalah Federasi Muaythai Indonesia yang telah menyetujui lokasi pertandingan di Teras Udayana. Begitu pula dengan cabang paralayang di bawah naungan Aerosport Indonesia, yang akan dihelat di Sky Lancing, Lombok Tengah. Kedua venue ini telah mendapatkan persetujuan setelah melalui proses peninjauan langsung oleh pengurus pusat masing-masing cabor.
Mori menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk memastikan informasi yang akurat dan terupdate terkait persiapan PON 2028. “Kami tidak bekerja sendiri. Kolaborasi dengan semua pihak, termasuk pemerintah dan pengurus cabor, menjadi kunci kesuksesan NTB sebagai tuan rumah,” jelasnya.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat NTB juga terus mengalir, menambah semangat panitia dalam mempersiapkan segala kebutuhan. Dengan kerja keras dan sinergi yang solid, NTB siap memberikan yang terbaik untuk menyambut atlet dan penonton PON 2028 nanti.
“Kami tidak berhenti berinovasi dan memperbaiki segala kekurangan. Target kami adalah menyajikan PON yang berkesan dan membanggakan,” pungkas Mori. Persiapan yang matang dan tekad kuat NTB menjadi bukti keseriusan provinsi ini dalam mewujudkan event olahraga nasional yang sukses dan memukau


















