investigasiindonesia.com – Jakarta kembali menjadi pusat perhatian dunia esports setelah resmi terpilih sebagai tuan rumah PUBG MOBILE Super League (PMSL) SEA Summer 2025. Pengumuman ini langsung memicu antusiasme besar di kalangan pemain, fans, dan pelaku industri.
“Kami dengan bangga mengumumkan bahwa PMSL SEA akan kembali digelar di Indonesia, tepatnya di Jakarta. Persiapannya sudah dimulai, dan kami menjadikan ini sebagai momentum besar untuk esports Tanah Air,” ujar Agung Chaniago, Country Manager Level Infinite Indonesia.
Dukungan pun datang dari pemerintah, salah satunya Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang menyebut ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat esports Asia.
“Kita bukan hanya pasar besar, tapi juga punya talenta kelas dunia. Dengan event seperti ini, kami yakin Indonesia bisa semakin dominan di peta esports global. Target kami jelas: juara!” tegas Irene dengan semangat.
PUBG MOBILE sendiri telah lama menjadi bagian penting dari kesuksesan esports Indonesia. Catatan prestasi timnas di berbagai ajang internasional semakin mengukuhkan reputasi tersebut:
SEA Games 2021 (Vietnam): 1 emas & 1 perak
SEA Games 2023: 1 emas & 1 perak, sekaligus membawa Indonesia sebagai juara umum esports
Asian Games 2023: Posisi ke-4 (terbaik di Asia Tenggara)
IESF World Championship 2024: Peringkat 5 dunia & nomor satu di ASEAN
“Kami di PB ESI sangat menghargai peran PUBG MOBILE dalam mendorong prestasi atlet nasional. Event seperti PMSL bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga bukti bahwa Indonesia mampu jadi tuan rumah kelas dunia,” ungkap Richard Permana, Wakil Ketua Binpres PB ESI.
Dengan kesiapan infrastruktur, geliat komunitas, dan dukungan penuh dari berbagai pihak, PMSL SEA 2025 diprediksi bakal menjadi salah satu event esports paling spektakuler sepanjang tahun. Selain memacu semangat atlet lokal, gelaran ini juga akan membawa dampak ekonomi signifikan, mulai dari pariwisata, bisnis merch, hingga peluang kolaborasi kreatif.


















