banner 728x250

Petani Lombok Barat Hadapi Kelangkaan Buruh Panen, Produktivitas Padi Justru Melonjak!

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Di tengah musim panen yang sedang berlangsung, petani di Lombok Barat justru menghadapi tantangan baru: minimnya jumlah buruh tani. Fenomena ini terjadi seiring dengan perubahan zaman, di mana tenaga manusia mulai tergantikan oleh mesin pertanian. Namun, di balik tantangan tersebut, ada kabar menggembirakan: produktivitas padi di beberapa wilayah justru menunjukkan peningkatan signifikan!

Sapoan, Ketua Kelompok Tani Bina Makmur di Desa Rumak, Kecamatan Kediri, mengungkapkan bahwa kini petani lebih bergantung pada mesin combine untuk memanen padi. Sayangnya, jumlah alat tersebut sangat terbatas. “Kami harus menyewa mesin dari Lombok Timur karena yang tersedia di sini sudah beroperasi semua,” ujarnya.

banner 325x300

Kepala Dinas Pertanian Lombok Barat, Damayanti Widianingrum, mengakui bahwa ketersediaan mesin panen masih jauh dari cukup. “Kami berencana mengajukan permohonan bantuan alat ke Kementerian Pertanian untuk memenuhi kebutuhan petani,” jelasnya. Meski begitu, ia optimistis karena antusiasme petani dalam memperluas lahan tanam meningkat pesat.

Yang mengejutkan, meski menghadapi kendala alat, hasil panen di beberapa wilayah seperti Kediri justru mencapai 7,2 ton per hektar—angka yang cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Ini membuktikan bahwa semangat petani tidak pernah surut,” tambah Damayanti.

Meski sempat terganggu oleh cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian tanaman rebah, semangat petani Lombok Barat tetap membara. Dengan dukungan pemerintah dan inovasi teknologi, masa depan pertanian di daerah ini tetap cerah!

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *