investigasiindonesia.com – Timnas Indonesia U-17 harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Asia U-17 2025 setelah dikalahkan Korea Utara dengan skor telak 6-0 dalam laga perempat final di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Jeddah, Arab Saudi. Meski hasil ini terasa pahit, perjuangan Garuda Muda sepanjang turnamen patut diapresiasi, terutama setelah mereka lolos sebagai juara Grup C dengan raihan sempurna sembilan poin.
Korea Utara, yang membawa delapan pemain dari klub 4.25 Sports Club, tampil sangat solid sejak menit awal. Mereka mencetak gol pertama lewat Choe Song-hun pada menit keenam, memanfaatkan sepak pojok yang tidak bisa diantisipasi kiper Dafa. Meski sempat memberikan perlawanan, termasuk peluang dari Evandra Florasta dan Mierza, Indonesia kesulitan menembus pertahanan lawan yang rapi.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-0 untuk Korea Utara setelah Kim Yu-jon memanfaatkan bola liar di kotak penalti. Babak kedua justru semakin berat bagi Garuda Muda. Korea Utara terus menambah gol lewat Ri Kyong-bong (48’), penalti Kim Tae-guk (60’), Ri Kang-rim (61’), dan Pak Ju-won (77’).
Kekalahan ini menjadi pengalaman berharga bagi Nova Arianto dan para pemain muda Indonesia sebelum mereka berlaga di Piala Dunia U-17 2025 pada November mendatang. Meski harus pulang lebih awal, pencapaian lolos ke perempat final dan tampil sebagai juara grup adalah bukti kemajuan sepak bola muda Indonesia.
Semangat dan kerja keras Garuda Muda tetap menjadi kebanggaan. Mereka telah membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing di level Asia, dan ini hanya awal dari perjalanan panjang menuju puncak yang lebih tinggi.


















