banner 728x250

Petani Lombok Timur Raup Untung Lebih Besar dengan Kualitas Gabah Terbaik, Meski Jual ke Pengepul

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Harga gabah di Lombok Timur (Lotim) menunjukkan tren positif tahun ini, dengan petani menjual hasil panen mereka ke pengepul meski di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) Bulog sebesar Rp6.500 per kilogram. Meski begitu, kenaikan harga jual dibandingkan tahun sebelumnya dan peningkatan kualitas gabah menjadi angin segar bagi para petani.

Salah satu petani asal Desa Wanasaba Lauk, Kecamatan Wanasaba, Sami’in, mengaku sudah terbiasa menjual gabah ke pengepul karena kemudahan akses. “Saya tidak tahu cara menjual ke Bulog. Kita juga tidak punya akses ke sana. Makanya kami jual di pengepul. Saya sudah punya langganan setiap tahun,” ujarnya.

banner 325x300

Harga gabah kering panen (GKP) di pengepul saat ini berkisar Rp6.200–Rp6.300 per kilogram, jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp5.000 per kilogram. Kualitas gabah tahun ini juga lebih baik, dengan perkiraan hasil panen meningkat. “Kalau sekarang belum ditimbang, tapi melihat kualitas padi, insya Allah hasilnya lebih tinggi dari sebelumnya,” tambah Sami’in.

Meski harga jual belum menyamai HPP Bulog, petani tetap merasakan keuntungan lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Namun, tantangan baru muncul dalam hal tenaga panen. Sami’in mengeluhkan sulitnya mendapatkan buruh panen, sehingga biaya panen melonjak menjadi Rp80.000–Rp90.000 per kuintal, tergantung jarak sawah ke jalan raya. “Buruh tani banyak yang pergi ke tempat lain. Kami harus cari dari jauh-jauh hari,” ungkapnya.

Di daerah lain seperti Dusun Senang, Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, petani juga menjual gabah dengan kisaran harga yang sama. Munadi, salah seorang petani, mengakui bahwa harga Rp6.200 per kilogram belum sepenuhnya menguntungkan. “Kami pernah dengar harga Rp6.500, tapi yang kami dapat Rp6.200. Kalau sesuai harga Bulog, baru benar-benar untung,” katanya.

Meski ada tantangan, semangat petani Lombok Timur tetap tinggi. Peningkatan kualitas gabah dan kenaikan harga jual menjadi bukti ketahanan mereka dalam menghadapi dinamika pertanian. Dengan hasil panen yang lebih baik, harapan untuk kesejahteraan petani semakin nyata di musim panen tahun ini.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *