investigasiindonesia.com – Lombok Tengah bersiap menyambut momen spektakuler ketika 25 duta besar (dubes) dari berbagai negara sahabat memadati Sirkuit Mandalika untuk menyaksikan gelaran GT World Challenge Asia 2025 pada 9-11 Mei mendatang. Kehadiran mereka bukan sekadar menikmati balapan, melainkan juga menjadi bagian dari program Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) yang digagas Kementerian Luar Negeri RI.
Dubes-dubes dari Belanda, Jerman, Rusia, Inggris, Prancis, hingga Amerika Serikat akan merasakan langsung kekayaan kuliner Nusantara sebagai alat diplomasi budaya. Tak hanya itu, mereka juga diajak mengeksplorasi peluang investasi di kawasan The Mandalika, destinasi pariwisata yang terus menunjukkan taringnya di kancah global.
Troy Reza Warokka, Direktur Komersial ITDC, mengungkapkan bahwa kehadiran para dubes ini menjadi pintu masuk bagi investor asing. “Mereka adalah rujukan utama pengusaha sebelum memutuskan berbisnis di Indonesia. Dengan testimoni positif dari mereka, kami yakin Mandalika akan semakin dilirik,” ujarnya.
GT World Challenge Asia 2025 bukan sekadar ajang balap, melainkan juga ajang bisnis. Troy menyebut beberapa pembalap yang notabene pengusaha sukses telah sepakat membangun luxury garage di Mandalika. “Ini bukti bahwa event ini tidak hanya seru, tetapi juga mendatangkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat NTB,” tambahnya.
Maya Watono, Direktur Utama InJourney, turut menegaskan bahwa ajang ini menjadi magnet bagi investor kelas dunia. “Kami ingin mereka melihat lebih dari sekadar balapan, tetapi juga potensi Mandalika sebagai destinasi premium,” katanya.
Bagi pecinta otomotif, MGPA sebagai penyelenggara menyediakan tiket terjangkau seharga Rp50 ribu untuk tribun Grandstand A. Ada juga pengalaman eksklusif melalui Royal Box dengan fasilitas premium seharga Rp3,75 juta untuk 25-30 orang. “Kami ingin semua kalangan bisa merasakan atmosfer balap yang mendebarkan,” ujar Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA.
Dengan kolaborasi antara ITDC, InJourney, Kemenlu, dan MGPA, Mandalika tidak hanya menjadi tuan rumah balap bergengsi, tetapi juga panggung diplomasi dan ekonomi yang menjanjikan. Siap menyambut gelaran yang akan memancarkan pesona Indonesia ke mata dunia!


















