banner 728x250
Berita  

Revolusi Digital Uang Tunai,QRIS Mengguncang NTB dengan 15 Juta Transaksi di Tahun 2024

banner 120x600
banner 468x60

Di tengah derasnya arus digitalisasi, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu wilayah yang mencatatkan lompatan luar biasa dalam penerapan teknologi keuangan digital. Sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menjadi pilihan utama masyarakat NTB dalam transaksi harian, menciptakan revolusi baru dalam sistem pembayaran yang lebih cepat, efisien, dan modern.

Hingga Oktober 2024, angka fantastis terukir dengan total pengguna QRIS di NTB mencapai 475 ribu orang. Peningkatan ini tidak hanya sekadar angka, tetapi sebuah fenomena yang mengubah wajah transaksi di wilayah ini. Dibandingkan Juni 2024 yang mencatat 459.731 pengguna, lonjakan pengguna ini disertai dengan volume transaksi yang melesat hingga 15 juta kali, melampaui capaian sebelumnya yang “hanya” 10,5 juta transaksi. Sebuah tanda bahwa masyarakat NTB mulai meninggalkan cara lama dan menyambut era baru pembayaran digital.

banner 325x300

Tidak hanya pengguna, ekosistem QRIS juga semakin matang dengan kehadiran lebih dari 311.508 merchant di seluruh NTB. Kota Mataram memimpin dengan 87.593 merchant, diikuti Lombok Timur dengan 43.794 merchant, dan Lombok Tengah dengan 41.542 merchant. Para pelaku usaha di daerah ini mulai merasakan manfaat besar dari efisiensi pembayaran digital yang memungkinkan transaksi berjalan lebih cepat tanpa repot mencari uang kembalian.

Sebagai upaya memperluas akseptansi QRIS, Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia telah meluncurkan fitur baru, QRIS Tap. Inovasi ini memudahkan pengguna melakukan pembayaran cukup dengan menggunakan fitur NFC tanpa perlu membuka aplikasi kamera. Terobosan ini diyakini akan semakin meningkatkan pengalaman pengguna, menjadikan QRIS lebih praktis dan ramah teknologi.

Tidak berhenti di situ, Bank Indonesia NTB bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) terus mendorong digitalisasi di lingkup pemerintah daerah. Hasilnya, tiga daerah di NTB—Provinsi NTB, Kota Mataram, dan Kabupaten Lombok Timur—berhasil mendapatkan penghargaan championship TP2DD 2024. Prestasi ini menunjukkan bahwa NTB tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pemain aktif dalam pengembangan ekosistem digital di Indonesia.

Transformasi ini tidak hanya menyasar sektor perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terluar di NTB. Bank Indonesia NTB melakukan berbagai inovasi layanan, termasuk menjangkau pulau-pulau kecil untuk memastikan ketersediaan uang laik edar. Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen untuk meratakan akses layanan keuangan hingga ke pelosok.

Bagi masyarakat seperti Idham, warga NTB, QRIS adalah jawaban atas kebutuhan transaksi yang cepat dan aman. “Saya tidak perlu repot membawa uang tunai lagi ke mana-mana. Semua jadi lebih mudah dan cepat,” ungkapnya. Pengalaman ini mencerminkan bagaimana teknologi telah merubah kebiasaan dan mempermudah kehidupan sehari-hari.

QRIS bukan sekadar alat pembayaran, tetapi simbol dari revolusi teknologi yang membawa masyarakat NTB menuju era baru ekonomi digital. Dengan angka-angka yang terus melesat dan inovasi tiada henti, QRIS menjadi bukti nyata bahwa NTB siap menjadi garda terdepan dalam digitalisasi ekonomi di Indonesia. Tantangan berikutnya adalah memastikan inklusi keuangan yang lebih luas, sehingga tidak ada satu pun warga NTB yang tertinggal dalam perjalanan menuju masa depan yang serba digital.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *