investigasiindonesia.com – Puncak acara gelaran Peresean dalam rangka memperingati HUT Lombok Barat (Lobar) ke-67 berlangsung meriah pada Minggu (20/4). Penutupan dihiasi laga seru “Perang Bintang” yang mempertemukan para pepadu dari berbagai penjuru Pulau Lombok. Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), mengumumkan bahwa tradisi Peresean akan dijadikan agenda rutin bulanan di Taman Kota Gerung, sekaligus menghadirkan “Car Free Night” untuk semakin memeriahkan pusat kota.
LAZ menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat dan seluruh pihak yang mendukung kesuksesan acara ini. “Kegiatan seperti ini akan kita gelar setiap akhir pekan di Taman Kota Gerung agar Gerung tetap hidup dan menjadi pusat hiburan warga,” tegasnya. Ia juga mengajak kolaborasi semua lapisan masyarakat untuk memastikan setiap event pemerintah berjalan sukses, menciptakan kebersamaan tanpa sekat.
Sudirman, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang selaku panitia, turut bersyukur atas antusiasme luar biasa sejak hari pertama. Menurutnya, gelaran Peresean membuktikan betapa masyarakat rindu hiburan berkualitas di jantung kota. “Gerung kini berdenyut lagi! Dampaknya sudah terlihat bagi ekonomi kreatif, dan ke depan, ini bisa memicu pertumbuhan investasi,” ujarnya penuh harap.
Supriadi, warga setempat, mengaku bahagia melihat perubahan suasana. “Dulu Gerung kerap disebut ‘kota mati’, sekarang ramai dan penuh tawa. Kami sudah lama menunggu momen seperti ini,” ungkapnya sumringah.
Dengan semangat baru ini, Lobar siap menulis babak baru: tradisi yang mengakar, ekonomi yang bergerak, dan kebahagiaan masyarakat yang terus menyala!


















