investigasiindonesia.com – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan geliat ekonomi yang mengesankan meski tidak melakukan ekspor tambang pada Maret 2025. Dengan total nilai ekspor non-tambang mencapai USD 6,28 juta, NTB membuktikan bahwa kekuatan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan. Meski terjadi penurunan 13,76% dibanding Februari lalu, beberapa komoditas justru mencuri perhatian dunia.
Salah satu ekspor paling mengejutkan adalah pengiriman kendaraan bermotor berkapasitas di atas 3.000 CC ke Malaysia senilai USD 2,01 juta. Pengiriman melalui Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya ini menyumbang 32,82% dari total ekspor NTB, menempatkannya sebagai komoditas ekspor terbesar kedua. Ini menjadi bukti bahwa NTB tidak hanya unggul di sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga mulai merambah industri otomotif.
Udang vaname dan ikan tuna masih menjadi andalan NTB di pasar global, dengan nilai ekspor mencapai USD 2,23 juta atau 35,55% dari total ekspor. Komoditas ini dikirim ke Amerika Serikat, Puerto Rico, Kanada, dan negara-negara lainnya melalui berbagai pelabuhan dan bandara utama Indonesia. “NTB memiliki banyak tambak udang berkualitas, baik di Lombok maupun Sumbawa, yang menjadi sumber devisa penting,” ujar Kepala BPS NTB Wahyudin.
Tak kalah menarik, mutiara hasil budidaya NTB berhasil menembus pasar Jepang, Hongkong, dan Tiongkok dengan nilai ekspor USD 378 ribu. Mutiara-mutiara ini dikirim dalam bentuk mentah, menunjukkan potensi besar untuk pengembangan industri pengolahan di masa depan. Sementara itu, batu apung dan rumput laut kering turut menyumbang devisa, diekspor ke Tiongkok, Korea Selatan, dan Vietnam.
Kerja sama dengan Jawa Timur dalam ekspor garam dan belerang juga memberikan hasil positif, dengan nilai USD 237 ribu. Ini membuktikan bahwa kolaborasi antardaerah mampu memperluas pasar dan meningkatkan nilai ekonomi.
“Daging olahan, kerang diawetkan, hingga bulu babi laut turut meramaikan ekspor NTB ke Amerika dan Singapura,” tambah Wahyudin. Dengan ragam komoditas berkualitas, NTB terus membuktikan diri sebagai salah satu penyumbang ekspor terpenting di Indonesia.
Meski tanpa tambang, NTB tetap bersinar!


















