investigasiindonesia.com – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2025, yang akan dipusatkan di Kota Mataram. Guna mematangkan segala persiapan, rapat koordinasi digelar di Gedung Tambora, Kantor Gubernur NTB, Rabu (23/04/2025), dengan menghadirkan berbagai unsur strategis dari pemerintah daerah, TNI/Polri, hingga instansi vertikal.
Rakor tersebut dipimpin oleh Asisten II Setda NTB Dr. H. Fathul Gani, M.Si yang mewakili Sekretaris Daerah NTB. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa momen ini bukan hanya soal seremoni, tetapi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan dan karakter NTB sebagai provinsi yang sigap, bersih, dan ramah terhadap tamu nasional.
“Tidak perlu menjadi sesuatu yang bukan diri kita. Tampilkan NTB yang apa adanya—dengan budaya gotong royong, keramahan, dan kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana. Inilah saatnya kita menjadikan Mataram sebagai panggung nasional untuk memperkuat budaya sadar bencana,” tegas Fathul Gani.
Pemilihan Mataram sebagai tuan rumah HKBN menjadi kebanggaan tersendiri bagi NTB. Dengan catatan sejarah sebagai wilayah rawan bencana, NTB dinilai mampu menjadi contoh bagaimana masyarakat bisa hidup berdampingan dengan risiko, tanpa panik, namun tetap siap.
Rapat koordinasi juga menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah semua elemen, mulai dari pemerintah kota dan provinsi, BPBD, aparat keamanan, hingga lembaga vertikal, demi suksesnya penyelenggaraan acara yang akan mengundang perhatian nasional ini.
Dengan semangat kolaboratif, NTB bukan hanya bersiap sebagai tuan rumah, tetapi juga ingin menjadi ikon kesiapsiagaan nasional yang menginspirasi daerah lain.


















