investigasiindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) menghadirkan inovasi baru untuk menghidupkan suasana Kota Gerung dengan menggelar Car Free Night (Malam Tanpa Kendaraan). Berbeda dengan daerah lain yang umumnya menerapkan Car Free Day di pagi atau sore hari, Lombok Barat justru memilih malam hari sebagai waktu untuk menciptakan ruang publik yang lebih dinamis.
Jalan protokol depan Kantor Bupati Lombok Barat akan ditutup untuk kendaraan pada Sabtu (26/4) malam, memungkinkan warga menikmati suasana kota dengan berjalan kaki atau bersepeda. Sepanjang jalan, akan tersedia beragam kuliner khas Lombok, pertunjukan seni, dan hiburan lainnya.
Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyampaikan bahwa program ini bertujuan memberi ruang bagi warga untuk menikmati liburan malam di pusat kota. “Ini kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan kemeriahan Gerung di malam hari,” ujarnya.
Selain Car Free Night, Pemkab Lobar juga aktif menggelar berbagai kegiatan di Taman Kota Gerung, seperti event Peresean (atraksi budaya khas Sasak), pentas seni, dan bazar. Upaya ini mendapat respons positif dari warga. “Gerung mulai terasa hidup, terutama di sekitar Taman Kota dan kantor bupati,” kata Fani, salah seorang warga.
Kepala Dinas Pariwisata Lobar, Agus Gunawan, menjelaskan bahwa Car Free Night masih dalam tahap uji coba. Jika sukses, kegiatan ini akan digelar secara rutin setiap akhir pekan. “Ini inisiatif Bupati untuk menghidupkan kembali suasana kota,” jelasnya.
Dengan adanya Car Free Night, diharapkan Kota Gerung semakin ramai dan menjadi destinasi wisata malam yang menarik. Warga pun antusias menyambut program ini, terutama karena memberikan alternatif hiburan yang berbeda di tengah hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari.


















