investigasiindonesia.com – Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, akhirnya mencatatkan namanya dalam sejarah dengan meraih kemenangan perdana di kelas MotoGP. Momen bersejarah itu terjadi di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (27/4), di depan ribuan suporter dan keluarga terdekatnya. Kemenangan ini menjadi lebih spesial karena Alex harus menunggu enam tahun sejak debutnya di kelas premier.
Dia finis di posisi teratas setelah mengalahkan Fabio Quartararo (Yamaha) dan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia (Ducati). Usai melewati garis finis, emosi Alex meluap. Dia langsung turun dari motornya, berlari ke arah tribun, dan bersorak bersama fans. Di parc ferme, air matanya tak terbendung saat disambut kru tim, keluarga, dan sang kakak, Marc Marquez, yang memberinya pelukan hangat.
“Kondisi trek hari ini sempurna. Saya merasa benar-benar mengendalikan setiap tikungan. Ini balapan di mana semuanya terasa tepat,” ujar Alex dengan wajah berbinar.
Kemenangan ini sekaligus menciptakan rekor baru dalam dunia MotoGP. Alex dan Marc Marquez menjadi pasangan saudara pertama dalam sejarah yang sama-sama pernah memenangi balapan di kelas tertinggi. Sayangnya, Marc harus puas finis di posisi ke-12 setelah terjatuh di lap ketiga. Namun, kebahagiaan adiknya seolah menjadi penghibur bagi sang kakak.
Tak hanya Alex, Fabio Quartararo juga merayakan momen bahagia. Podium kedua di Jerez menjadi yang pertama baginya dalam 560 hari, sejak terakhir kali ia naik podium di Grand Prix Indonesia 2023.
“Ini perasaan yang luar biasa. Bersaing ketat dengan Alex dan menahan tekanan dari Pecco di belakang adalah tantangan besar. Tapi, akhirnya kami bisa membawa pulang hasil manis,” kata Quartararo dengan senyum lebar.
Kemenangan Alex di Jerez bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga bukti ketekunan dan kerja kerasnya. Dengan semangat baru, pembalap berusia 27 tahun itu siap melanjutkan perjuangan di seri berikutnya, membawa energi positif bagi tim dan fans MotoGP di seluruh dunia.


















