banner 728x250

AMMAN Mineral Perkuat Ekosistem Berkelanjutan di Sumbawa Barat dengan Program Pemberdayaan Masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) semakin mempertegas kontribusinya dalam membangun masa depan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui inisiatif Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Dengan pendekatan holistik, program ini tidak hanya fokus pada peningkatan ekonomi jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang untuk kemandirian masyarakat.

Menurut Aji Siryanto, Senior Manager Social Impact AMMAN, program PPM dirancang untuk mengakselerasi potensi lokal melalui tiga pilar utama: pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, dan pariwisata berkelanjutan. “Kami ingin menciptakan ekosistem di mana masyarakat bisa tumbuh secara mandiri, bahkan setelah operasi tambang berakhir,” ujarnya pada Selasa (29/4).

banner 325x300

Pada pilar Human Capital Development, AMMAN memberikan pelatihan keterampilan teknis dan non-teknis, termasuk literasi digital, kewirausahaan, serta pelatihan berbasis industri. Salah satu keberhasilan nyata terlihat dari meningkatnya jumlah warga yang berhasil mengembangkan usaha mikro setelah mengikuti program pelatihan.

Sementara itu, di bidang Economic Empowerment, perusahaan mendorong kemandirian melalui pendampingan UMKM, akses permodalan, dan pemasaran produk lokal. Beberapa komoditas unggulan KSB seperti madu, tenun, dan kopi kini mulai menembus pasar nasional berkat dukungan ini.

Pilar ketiga, Sustainable Tourism, diwujudkan dengan mengembangkan destinasi wisata berbasis alam dan budaya. AMMAN bekerja sama dengan komunitas lokal untuk mengelola objek wisata seperti Danau Lebo dan kawasan pesisir, dengan prinsip ramah lingkungan dan melibatkan partisipasi aktif warga.

“Kolaborasi dengan pemda, akademisi, dan kelompok masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini. Kami optimis KSB bisa menjadi contoh pembangunan berkelanjutan di Indonesia Timur,” tambah Aji.

Dampak program ini telah dirasakan langsung oleh puluhan ribu penerima manfaat. Misalnya, kelompok perempuan di Desa Jereweh yang kini mengelola sentra produksi kain tenun bernilai ekspor, atau pemuda di KSB yang berhasil membuka homestay dengan konsep ekowisata.

Ke depan, AMMAN berencana memperluas jangkauan PPM dengan melibatkan lebih banyak desa dan sektor, termasuk pertanian organik serta energi terbarukan. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk meninggalkan warisan positif yang terus dinikmati generasi mendatang.

Dengan pendekatan berbasis kebutuhan lokal dan komitmen jangka panjang, AMMAN membuktikan bahwa industri tambang bisa menjadi katalisator pembangunan yang berakar pada pemberdayaan masyarakat.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *