investigasiindonesia.com – Sirkuit Internasional Mandalika (SIM) semakin dekat menjadi tuan rumah ajang balap mobil internasional setelah menjalani proses pemeriksaan lintasan oleh Federasi Automobil Internasional (FIA). Tim inspeksi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat bersama seorang perwakilan FIA telah menyelesaikan penilaian teknis sebagai syarat akhir pemenuhan Homologasi Grade 3. Jika disetujui, Sirkuit Mandalika akan menjadi satu-satunya sirkuit di Indonesia yang memiliki lisensi ganda untuk balap motor (FIM) dan mobil (FIA), membuka pintu bagi gelaran GT World Challenge Asia 2025 pada 9-11 Mei mendatang.
Irawan Sucahyono, Direktur Homologasi dan Sirkuit IMI Pusat, mengungkapkan bahwa seluruh aspek lintasan telah memenuhi standar FIA berdasarkan grand design yang diajukan sebelumnya. “Dari belasan item yang diperiksa, semuanya sesuai dengan rencana. Kami menunggu keputusan resmi FIA dalam waktu seminggu ke depan,” jelasnya dalam konferensi pers di Royal Box 17 SIM. Proses ini melibatkan analisis simulasi keamanan, termasuk penyesuaian tikungan dan area runoff, untuk memastikan keselamatan peserta balap.
Priandhi Satria, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), menyambut positif hasil inspeksi tanpa catatan kritis. “Tidak ada temuan yang menghambat. Kami optimistis homologasi ini akan segera terbit,” ujarnya. Keberhasilan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong pariwisata dan ekonomi lokal, mengingat ajang balap mobil internasional diperkirakan menarik ribuan penonton dan sponsor global.
Meski berpeluang meningkatkan grade homologasi di masa depan, MGPA memilih fokus mengoptimalkan Grade 3 terlebih dahulu. “Grade 3 sudah mencakup banyak kompetisi populer. Kenaikan grade justru bisa membatasi jumlah event,” tambah Priandhi. Dukungan stakeholder, termasuk antusiasme penonton dan dampak ekonomi, akan menjadi pertimbangan utama sebelum MGPA mengajukan upgrade.
Dengan homologasi FIA, Sirkuit Mandalika tak hanya memperkuat posisinya sebagai destinasi motorsport dunia tetapi juga membuka babak baru bagi penggemar balap mobil di Indonesia. Segera setelah keputusan FIA diumumkan, persiapan logistik dan promosi GT World Challenge Asia akan digenjot untuk memastikan kesuksesan event perdana tersebut.


















