investigasiindonesia.com – Pemerintah Kota Mataram memulai babak baru dalam pelayanan publik dengan melaksanakan groundbreaking pembangunan kantor wali kota baru di Jalan Lingkar Selatan, Rabu (30/4). Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, menegaskan bahwa kantor lama di Jalan Pejanggik tetap akan digunakan sambil menunggu penyelesaian tahap pertama gedung baru.
Proyek ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Mataram untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kantor baru akan dibangun secara bertahap, dengan tahap pertama ditargetkan selesai akhir 2025 atau awal 2026. Setelah itu, beberapa bagian Sekretariat Daerah (Setda) akan segera menempati gedung tersebut, meskipun perpindahan seluruh instansi dilakukan secara bertahap.
“Kami ingin memastikan bahwa transisi berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan publik. Kantor lama tetap beroperasi seperti biasa sambil mempersiapkan perpindahan ke gedung baru nanti,” ujar Mohan usai acara peletakan batu pertama.
Gedung baru ini tidak hanya sekadar bangunan fisik, melainkan juga mencerminkan filosofi keterbukaan dan pelayanan prima. Desainnya mengedepankan kearifan lokal, dengan sentuhan modern untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan representatif. “Ini bukan hanya tentang material, tapi juga tentang semangat melayani warga dengan lebih baik,” tambahnya.
Lahan seluas 3,5 hektare yang telah dibebaskan sejak 2018 akan dikembangkan secara terintegrasi, menciptakan pusat pemerintahan yang efisien di kawasan Lingkar Selatan. Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, menyatakan bahwa pembangunan ini sejalan dengan rencana tata ruang kota dan diharapkan menjadi ikon baru bagi Mataram.
Mohan juga menjelaskan alasan dibalik pembangunan kantor baru. Selain usia gedung lama yang sudah digunakan sejak 1995, gempa tahun 2018 menyebabkan beberapa bagian rusak dan tidak layak pakai. Keterbatasan ruang juga menjadi kendala seiring bertambahnya jumlah pegawai. “Kami butuh ruang yang lebih memadai untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” jelasnya.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemkot Mataram berkomitmen untuk memanfaatkan lahan secara efektif dan transparan, sesuai peruntukannya. Mohan berharap, kantor baru nantinya tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga menjadi kebanggaan warga Kota Mataram.
“Kami ingin gedung ini menjadi simbol kemajuan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semoga proses pembangunannya berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang,” pungkasnya.


















