banner 728x250

Sirkuit Mandalika Siap Jadi Tuan Rumah Perhelatan GT World Challenge Asia 2025, Tontonan Spektakuler Menanti

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Sirkuit Internasional Mandalika resmi mempersiapkan panggung besar untuk ajang GT World Challenge Asia 2025, yang akan digelar pada 9-11 Mei mendatang. Persiapan logistik telah rampung dengan pembukaan segel batch ketiga, yang terdiri dari 13 kontainer dan satu unit air freight berisi mobil Lamborghini milik tim Absolute Racing. Proses bongkar muat seluruh peralatan balap telah selesai dilakukan di bawah pengawasan ketat Bea Cukai Mataram dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Kini, semua kendaraan balap, peralatan teknis, dan perlengkapan pendukung telah berada di area paddock sirkuit, siap menjalani sesi latihan bebas pada Jumat (9/5) mendatang. Event ini bukan hanya menjadi sejarah sebagai debut balap GT3 di Indonesia, tetapi juga membuktikan kesiapan Mandalika sebagai tuan rumah event balap internasional.

banner 325x300

Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA, menyampaikan kebanggaannya menyambut tim-tim dari berbagai negara. “Kami memastikan semua proses logistik berjalan cepat dan aman. Ini adalah bukti bahwa Mandalika siap menjadi panggung balap mobil kelas dunia,” ujarnya saat jumpa pers, Senin (6/5).

GT World Challenge Asia 2025 akan mempertontonkan mobil-mobil mewah dari merek ternama seperti Audi, BMW, Corvette, Ferrari, Lamborghini, Mercedes-AMG, Nissan, dan Porsche. Kehadiran ajang ini tidak hanya menjadi magnet bagi pecinta otomotif, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB).

MGPA dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) berkomitmen menjadikan Mandalika sebagai pusat sport tourism nasional, baik untuk motorsport maupun non-motorsport. “Event seperti ini tidak hanya tentang prestasi olahraga, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan ekonomi lokal,” tambah Priandhi.

Untuk memastikan keselamatan dan kelancaran balapan, MGPA menggandeng sejumlah marshall dari Sirkuit Sepang, Malaysia, yang berpengalaman menangani balap mobil. Hal ini penting mengingat penanganan insiden di balap mobil berbeda dengan balap motor. Jika pada balap motor, pembalap dan kendaraannya terpisah saat kecelakaan, di balap mobil, penanganan harus lebih hati-hati karena pembalap masih berada di dalam kendaraan.

“Kami mendatangkan marshall dari Sepang karena mereka sudah terbiasa menangani situasi seperti ini. Ini juga menjadi pembelajaran bagi marshall lokal kami,” jelas Priandhi.

Selain itu, MGPA juga menyiapkan empat unit crane berukuran besar untuk mengangkat mobil jika terjadi insiden di lintasan. Dua crane ditempatkan di dalam lintasan dan dua di luar, memastikan respons cepat jika terjadi kecelakaan.

Dengan segala persiapan yang matang, GT World Challenge Asia 2025 di Sirkuit Mandalika dipastikan akan menjadi tontonan spektakuler yang tak hanya memukau penonton, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di peta balap dunia.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *