banner 728x250

Pariwisata NTB Bangkit dengan Inovasi, Hotel-hotel di Mataram dan Lombok Barat Siap Hadapi Tantangan dengan Strategi Baru

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Industri perhotelan di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di Kota Mataram dan Lombok Barat, sedang menghadapi tantangan baru pasca-kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Namun, di balik potensi tekanan ekonomi, para pelaku industri justru memanfaatkan momentum ini untuk berinovasi dan memperkuat ketahanan bisnis mereka.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, mengungkapkan bahwa meskipun ada kekhawatiran terkait dampak kebijakan pemerintah terhadap sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), hotel-hotel di NTB tetap optimis. “Kami sedang mengembangkan strategi baru untuk mempertahankan bisnis tanpa harus mengurangi kualitas layanan,” tegas Wolini.

banner 325x300

Beberapa hotel telah mengambil langkah antisipatif dengan menyesuaikan sistem kerja, seperti rotasi shift ala masa pandemi, alih-alih langsung melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). “Kami belajar dari pengalaman selama Covid-19 bahwa fleksibilitas dan kreativitas adalah kunci bertahan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, sejumlah hotel juga mulai mengalihkan fokus ke pasar domestik dan paket wisata kreatif untuk menarik lebih banyak wisatawan lokal. Beberapa bahkan telah meluncurkan program kolaborasi dengan UMKM setempat untuk menciptakan pengalaman menginap yang lebih autentik. “Ini bukan hanya tentang bertahan, tapi juga membangun ekosistem pariwisata yang lebih tangguh,” ujar Wolini.

Pariwisata NTB memang bukan tanpa sejarah tantangan. Setelah bangkit dari gempa Lombok 2018 dan pandemi Covid-19, sektor ini kembali membuktikan ketangguhannya. Kini, dengan semangat yang sama, industri perhotelan NTB siap menjawab tantangan terbaru dengan solusi inovatif.

Wolini menegaskan, PHRI NTB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat untuk mencari solusi terbaik. “Kami yakin, dengan sinergi yang kuat, pariwisata NTB tidak hanya akan bertahan, tapi juga tumbuh lebih baik ke depannya,” pungkasnya penuh keyakinan.

Sementara itu, para pekerja hotel di NTB tetap bersemangat menjalankan tugas mereka, didukung oleh manajemen yang berkomitmen untuk menjaga stabilitas lapangan kerja. Harapan besar tertumpu pada kebijakan pemerintah yang pro-pemulihan ekonomi, agar industri pariwisata—sebagai tulang punggung PAD dan penyerap tenaga kerja—tetap bisa berkontribusi maksimal bagi NTB.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *