banner 728x250

Mahasiswa Poltekpar Lombok Jadi Kreator Konten Berpenghasilan Tinggi Berkat Pelatihan Eksklusif Kemenpar RI dan TikTok

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar RI) menggandeng Tokopedia dan TikTok E-commerce meluncurkan program Creators Lab untuk melatih mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menjadi kreator konten profesional yang mampu menghasilkan pendapatan besar sekaligus mempromosikan pariwisata dan UMKM lokal. Pelatihan intensif ini digelar Kamis (8/5) dengan fokus membekali peserta kemampuan membuat konten viral, strategi monetisasi, serta teknik pemasaran digital yang efektif.

Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi Kemenpar RI, Andar Danova L. Goeltom, menegaskan bahwa di era digital, kreator konten memiliki peran krusial dalam mendongkrak popularitas destinasi wisata dan meningkatkan penjualan produk UMKM. “Ini bukan sekadar pelatihan biasa, tapi langkah nyata menciptakan generasi muda yang mandiri secara finansial sambil berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Kreator konten sekarang bisa menghasilkan puluhan juta rupiah per bulan hanya dari membuat video kreatif,” tegas Andar.

banner 325x300

Vonny Susamto, Director of Tokopedia and TikTok E-commerce, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk memaksimalkan potensi mahasiswa sebagai agen perubahan di dunia digital. “Lewat Creators Lab, kami ajarkan cara menghasilkan uang dari affiliate marketing, live streaming, hingga brand collaboration. Bahkan konten sederhana bisa menjadi sumber penghasilan tetap jika dikelola dengan strategi tepat,” papar Vonny.

Lalu Ahmad Riki Suhendra, salah satu peserta pelatihan, mengaku terkejut dengan peluang besar yang terbuka bagi kreator pemula. “Ternyata kita bisa dapat komisi jutaan rupiah hanya dengan mempromosikan produk UMKM lewat TikTok. Pelatihan ini benar-benar membuka mata kami bahwa menjadi kreator konten bukan sekadar hobi, tapi profesi menjanjikan,” ujarnya antusias.

Program ini diharapkan tidak hanya mencetak kreator sukses, tetapi juga mendorong gelombang baru promosi pariwisata Lombok secara organik di media sosial. Dengan teknik yang diajarkan, mahasiswa bisa membuat konten menarik yang memicu viral, sehingga memperluas jangkauan destinasi wisata dan UMKM lokal tanpa biaya iklan tinggi. Kemenpar RI berencana memperluas pelatihan serupa ke kampus lain, menciptakan ribuan kreator konten andal yang siap bersaing di industri digital

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *