investigasiindonesia.com – Sebuah kehormatan luar biasa diberikan kepada Ahmad Syamsir, peternak asal Lingkungan Kerajak, Kelurahan Sasake, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah (Loteng). Sapi jantan jenis simental miliknya dengan bobot fantastis 1.050 kilogram terpilih sebagai hewan kurban khusus Presiden RI Prabowo Subianto untuk Idul Adha tahun ini.
Tim Dinas Pertanian (Distan) Loteng langsung turun ke kandang memeriksa kondisi sapi super tersebut. Kepala Bidang Peternakan Distan Loteng, H. Idham Khalid, mengonfirmasi bahwa sapi berusia 3 tahun 8 bulan ini dalam kondisi sangat sehat dan bobotnya terus bertambah sejak pemeriksaan pertama yang mencatat 998 kg.
“Dalam dua bulan terakhir, bobotnya sengaja ditingkatkan hingga mencapai lebih dari 1 ton, dan masih bisa bertambah hingga mendekati hari H,” ujar Idham.
Proses seleksi sapi kurban presiden ini tidak main-main. Distan Loteng sebelumnya mengajukan proposal ke Sekretariat Kepresidenan dengan melampirkan sertifikat kesehatan dari otoritas veteriner serta dokumentasi lengkap. Syarat lokasi penyaluran daging kurban pun sangat ketat: harus di daerah dengan banyak masyarakat kurang mampu, memiliki lahan luas untuk penyembelihan, dan mudah diakses transportasi umum. Masjid Umurul Huda di Desa Batujai menjadi lokasi yang dipilih.
Tak hanya sapi presiden, Distan Loteng juga memastikan 6.700 hewan kurban lainnya siap disembelih. Pengecekan dilakukan di berbagai titik, termasuk kandang Edy Sanjaya di Dusun Lelong yang merawat 1.376 kambing dan 750 sapi. Hanya satu kambing yang sakit dan langsung dipisahkan.
Ahmad Syamsir, sang peternak, mengungkapkan bahwa sapi simental ini sudah dirawat sejak 2023. “Kami punya beberapa sapi jenis ini, tapi yang diajukan hanya satu dengan bobot awal 800 kg. Jika diharga sekarang, nilainya sekitar Rp120 juta, tapi masih ada ruang negosiasi,” jelasnya. Daging yang dihasilkan diperkirakan mencapai 600 kg, cukup untuk ribuan penerima manfaat.
Pemeriksaan hewan kurban akan terus berlanjut hingga H-2 Idul Adha guna memastikan semua ternak sehat, tidak cacat, dan memenuhi syariat Islam. Idham mengimbau masyarakat memilih hewan kurban yang aktif, tidak berlendir di mulut atau mata, serta sudah cukup umur.
Keberhasilan peternak Lombok Tengah menyediakan kurban berkualitas tinggi ini menjadi kebanggaan daerah dan bukti keseriusan Indonesia dalam menyambut momen Idul Adha dengan penuh kemuliaan dan keberkahan.


















