investigasiindonesia.com – Kota Mataram bersiap menyambut era baru dalam dunia olahraga dengan rencana revitalisasi besar-besaran terhadap sarana dan prasarana olahraga yang ada. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mataram menyambut positif langkah ini, menyebutnya sebagai momentum krusial untuk mendongkrak prestasi atlet lokal, terutama menjelang ajang bergengsi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2028 dan target jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ketua KONI Kota Mataram, H. Firadz Pariska, menegaskan bahwa pembenahan fasilitas yang ada adalah langkah paling realistis dan efektif dibanding membangun dari nol. “Kita tidak bicara proyek baru, tapi optimalisasi yang sudah ada. Dengan keterbatasan lahan dan anggaran, revitalisasi adalah solusi terbaik,” tegas Firadz dalam keterangannya, Selasa (19/5).
Meski belum ada kepastian detail fasilitas mana yang akan diprioritaskan, Firadz meyakini pemerintah akan memilih lokasi-lokasi strategis yang mendukung pelatihan dan kompetisi. “Pasti difokuskan pada tempat yang punya nilai guna tinggi, terutama untuk persiapan Porprov dan PON,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah Porprov 2028, Mataram memiliki ambisi besar untuk mencatatkan prestasi gemilang. Revitalisasi fasilitas olahraga dinilai sebagai fondasi utama mencapai target tersebut. “Kami siap mendukung penuh. Dengan fasilitas yang memadai, atlet bisa berlatih lebih optimal dan tampil percaya diri,” tambah Firadz.
Langkah ini juga mendapat apresiasi dari kalangan atlet dan pelatih, yang menyebut kondisi sarana olahraga saat ini sudah baik namun butuh penyegaran. “Revitalisasi bukan hanya soal fisik, tapi juga semangat baru bagi kami untuk berprestasi,” kata salah satu atlet wushu asal Mataram.
Dengan kolaborasi antara KONI, pemerintah, dan stakeholder olahraga, Mataram berpotensi menjadi contoh kota yang berhasil memaksimalkan potensi olahraga melalui pendekatan efisien dan berkelanjutan. Semua mata kini tertuju pada realisasi proyek ini, yang diharapkan menjadi katalisator lahirnya bintang-bintang olahraga baru dari Bumi Gora.


















