investigasiindonesia.com – Warga Pulau Sumbawa terus mendorong percepatan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS), sebuah langkah bersejarah yang didukung penuh oleh masyarakat Lombok. Meski demikian, pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) kini tengah mempersiapkan strategi baru untuk memastikan Lombok tetap mandiri pasca-pemisahan, dengan mengoptimalkan potensi pariwisata kelas dunia.
Dr. Saipul Hamdi, pengamat politik NTB, menegaskan bahwa tidak ada penolakan dari masyarakat Lombok terhadap wacana PPS. Sebaliknya, semua pihak justru memberikan dukungan positif. Namun, tantangan terbesar adalah memastikan Lombok mampu berdiri kuat tanpa bergantung pada pendapatan dari Sumbawa.
“Kita semua setuju bahwa PPS adalah langkah tepat. Tapi sekarang, Lombok harus berbenah. Potensi pariwisata kita luar biasa, bisa menjadi motor penggerak ekonomi seperti Singapura. Ini saatnya kita berinovasi!” tegas Saipul dalam wawancara eksklusif dengan Lombok Post (22/5).
Lombok selama ini dikenal dengan keindahan alamnya, mulai dari pantai-pantai eksotis hingga budaya yang kaya. Namun, pengelolaan sektor pariwisata dinilai masih belum maksimal, dengan banyaknya potensi pendapatan yang belum tergarap optimal. Saipul menekankan, pemerintah harus segera mengambil langkah strategis untuk menutup celah kebocoran dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya.
“PPS tinggal menunggu waktu. Kita tidak boleh lengah. Persiapan matang harus dimulai sekarang agar Lombok tidak tertinggal,” tambahnya.
Koalisi Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KP4S) telah berhasil menarik perhatian pemerintah pusat. Meski ada tantangan terkait efisiensi anggaran di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, aspirasi masyarakat Sumbawa dianggap sangat wajar mengingat luas wilayah dan kekayaan alamnya yang melimpah.
“Pulau Sumbawa layak menjadi provinsi sendiri. Tapi di saat yang sama, Lombok harus bangkit dan membuktikan diri sebagai destinasi pariwisata unggulan yang mandiri,” pungkas Saipul.
Dengan semangat kolaborasi dan optimisme tinggi, era baru bagi NTB segera dimulai—sebuah transformasi yang tidak hanya mengukuhkan Sumbawa sebagai provinsi, tetapi juga melambungkan Lombok sebagai pusat wisata berkualitas dunia!


















