banner 728x250

Kisah Pilu di Balik Tirai Asmara, Pemuda Mataram Temukan Akhir Tragis di Ujung Tali

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Sebuah kisah sedih kembali menyelimuti Kota Mataram, di mana seorang pemuda berusia 22 tahun memilih jalan tanpa kembali didorong oleh gejolak hati yang tak tersampaikan. Inisial RMA, warga Kelurahan Ampenan Utara, menjadi nama terakhir yang tercatat dalam deretan kasus bunuh diri yang menyentuh hati masyarakat.

Peristiwa ini terjadi di sebuah sudut sepi Jalan Adi Sucipto, tepatnya di Gang Jambu Air, Lingkungan Jempong Wareng. Suasana Kamis sore yang seharusnya tenang berubah mencekam ketika tubuh tak bernyawa RMA ditemukan tergantung oleh orang-orang terdekatnya. Kakak dan ayahnya, Launa Ramdhani dan Jumain, menjadi saksi pertama yang harus menghadapi kenyataan pahit itu.

banner 325x300

Menurut AKP Regi Halili, Kasat Reskrim Polresta Mataram, laporan awal datang dari warga sekitar yang segera menghubungi petugas. Tim kepolisian yang tiba di lokasi menemukan tidak ada jejak kekerasan atau indikasi kriminal lainnya. “Semua mengarah pada kesimpulan bahwa ini murni akibat tekanan emosional yang dalam, terkait hubungan asmara,” jelasnya.

Keluarga RMA, meski dilanda duka, memilih untuk menerima takdir dengan lapang dada. Jenazah telah diserahkan kepada mereka tanpa ada permintaan pemeriksaan lebih lanjut. “Keluarga memahami ini sebagai cobaan hidup dan tidak mengajukan keberatan apa pun,” tambah AKP Regi.

Kejadian ini mengingatkan kembali akan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental, terutama di kalangan generasi muda. Banyak pihak berharap tragedi seperti ini tidak terulang, dengan mengedepankan komunikasi terbuka dan dukungan sosial bagi mereka yang sedang berjuang melawan beban batin.

Masyarakat Mataram pun diajak untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, karena sebuah teguran atau telinga yang mendengar bisa jadi menjadi cahaya di kegelapan bagi seseorang yang sedang terpuruk.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *