investigasiinonesia.com – Kabar membanggakan datang dari para pendekar muda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sukses menciptakan torehan gemilang di ajang Kejuaraan Pencak Silat Jakarta National Championship III Tahun 2025. Sebanyak 11 atlet dari Paguyuban Panaq Sasak Kediri, Lombok Barat (Lobar), pulang dengan membawa 6 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu, menegaskan dominasi mereka di kancah nasional.
“Alhamdulillah, atlet kita bisa memboyong 11 medali di ajang yang cukup bergengsi ini,” ujar Pelatih Pencak Silat Paguyuban Panaq Sasak, Sapdin, dengan wajah penuh kebanggaan.
Enam medali emas berhasil diraih oleh Hairul Nizam Saputra (14 tahun), Afifa Listanto (13 tahun), Yuda Saputra Jiwanta (11 tahun), M. Aqil Izziaudin (17 tahun), M. Nathir Purdaus (19 tahun), dan Karisa Amalia (15 tahun). Sementara, satu medali perak dibawa pulang oleh M. Zafir (17 tahun), dan empat perunggu diraih oleh M. Alvin Ihsan (14 tahun), Fairuz Zahra (17 tahun), Zaratul Hamidah (16 tahun), dan Yusri Agnai (15 tahun).
“Perjuangan atlet kita luar biasa. Sebelum berangkat, kami sudah mempersiapkan mereka dengan latihan intensif,” tambah Sapdin.
Kejuaraan yang digelar di GOR PKP Islamic School, Jakarta Timur, pada 25 Mei 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa bakat generasi muda NTB tidak bisa dipandang sebelah mata. Kepala Dispora NTB, H. Wirawan Ahmad, turut menyampaikan apresiasi dari Gubernur NTB atas prestasi spektakuler ini.
“Alhamdulillah, seluruh atlet dari Lombok berhasil membawa pulang medali. Ini menunjukkan semangat dan potensi anak-anak NTB yang patut diperhitungkan di tingkat nasional,” ungkap Wirawan.
Dengan prestasi ini, Paguyuban Panaq Sasak semakin menancapkan eksistensinya sebagai salah satu pusat bibit unggul pencak silat di Indonesia. Para atlet muda ini tidak hanya membawa nama harum NTB, tetapi juga menginspirasi generasi berikutnya untuk terus berprestasi.
Selamat untuk para juara! NTB bangga memiliki kalian! 🎖️🔥


















