banner 728x250

Lombok Timur Catat Kemajuan Signifikan, Penurunan Pernikahan Anak hingga Kematian Ibu Berkat Kolaborasi Multisektor

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, di bawah kepemimpinan Sekretaris Daerah (Sekda) H. Muhammad Juaini Taofik, menunjukkan komitmen nyata dalam menangani isu-isu sosial krusial, mulai dari pencegahan pernikahan anak hingga peningkatan layanan kesehatan. Dalam kurun waktu terakhir, upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat-keagamaan berhasil menorehkan capaian positif, termasuk penurunan angka kematian ibu dan anak serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Juaini Taofik mengungkapkan keprihatinannya atas maraknya pernikahan anak di wilayahnya, yang kerap viral di media sosial. “Ini adalah tantangan kompleks karena melibatkan faktor budaya, ekonomi, dan pendidikan. Regulasi seperti Perda dan Perdes sudah ada, tetapi tanpa kesadaran kolektif, upaya pencegahan tak akan maksimal,” tegasnya. Ia menekankan pentingnya pendekatan holistik, termasuk pelibatan laki-laki dalam isu gender, untuk memutus mata rantai praktik tersebut.

banner 325x300

Salah satu terobosan penting adalah integrasi program Musrenbang dengan dokumen RPJMD, memastikan setiap kebijakan diimplementasikan hingga tingkat desa. “Kami memecah program hingga ke wilayah terkecil agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” papar Juaini. Sinergi dengan pondok pesantren juga digencarkan untuk mengatasi kekerasan terhadap perempuan, mengingat peran krusial lembaga keagamaan dalam membentuk persepsi masyarakat.

Di sektor kesehatan, Lombok Timur berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) pada akhir 2023. Kini, fokus beralih ke peningkatan kualitas layanan melalui verifikasi data kepesertaan JKN yang terintegrasi dengan SIAK dan BPJS Kesehatan. “Akurasi data kependudukan kunci untuk menghindari penyelewengan anggaran dan memastikan layanan tepat sasaran,” ucap Juaini.

Capaian ini turut mendongkrak IPM Lombok Timur dari peringkat ke-9 ke posisi ke-7 se-NTB. “Kolaborasi adalah kunci. Dukungan organisasi mitra seperti vitamin yang menyemangati kami untuk terus bergerak,” tandasnya. Ke depan, pemerintah berkomitmen memperkuat program kesetaraan gender dan perlindungan sosial, menjadikan Lombok Timur contoh pembangunan inklusif di Indonesia.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *