investigasiindonesia.com – Langkah gemilang kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB). Dalam kompetisi bergengsi Pekan Olahraga Polri Piala Kapolri 2025, tim Karate Bhayangkara Presisi NTB sukses mengharumkan nama institusi dengan meraih lima medali perunggu. Ajang yang digelar di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Bogor, pada 16–18 Juni 2025 ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras para atlet serta pelatih.
Delapan atlet terbaik, didampingi dua pelatih handal, tampil penuh determinasi di setiap kategori. Mereka tidak hanya unggul dalam teknik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas dan semangat kebhayangkaraan. Prestasi ini semakin mempertegas komitmen Polda NTB dalam mencetak anggota Polri yang paripurna—kuat secara fisik, tangguh mental, dan berkarakter mulia, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79.
AKP Arif Abdillah, Kasi Fasmat Ditlantas Polda NTB selaku official tim, tak menyembunyikan kebanggaannya. “Ini adalah pencapaian yang membanggakan. Lima medali ini bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti bahwa personel Polda NTB mampu berprestasi di luar tugas pokok mereka,” ujarnya penuh syukur, Kamis (19/6).
Lebih lanjut, AKP Arif menegaskan bahwa keberhasilan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berkembang, baik dalam bidang kepolisian maupun potensi lain seperti olahraga. “Kami berterima kasih kepada Kombes Pol FX. Endriadi, SIK, dan Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, SIK, atas dukungan penuh. Ini adalah buah dari sinergi solid seluruh keluarga besar Polda NTB,” tambahnya.
Berikut daftar pahlawan yang menghadirkan kebanggaan:
Aipda Boby Yoskar Ndolu (Sat Brimob Polda NTB) – Kumite -70kg Putra (40–49 Tahun)
Bripka I Nengah Dedi Gustawan (Sat Binmas Polres Lombok Barat) – Kumite -85kg Putra (30–39 Tahun)
Brigpol I Nyoman Ary Kusumajaya (Polres Lombok Barat) – Kumite -80kg Putra (30–39 Tahun)
Bripda Ni Luh Putu Dea Purnamaningsih (Sat Brimob Polda NTB) – Kumite -60kg Putri (18–34 Tahun)
Bripda Sonya Aulia Ningrum (Ditlantas Polda NTB) – KATA Perorangan Putri (18–34 Tahun)
Prestasi ini bukan akhir, melainkan batu loncatan bagi Polda NTB untuk terus menebar inspirasi. Semangat juang mereka menjadi teladan: bahwa dengan disiplin dan kolaborasi, tidak ada hal yang mustahil. “Inilah Bhayangkara sejati—pahlawan di lapangan dan di tataran prestasi,” pungkas AKP Arif.


















