investigasiindonesia.com – Langit Mugello, Italia, menjadi saksi kebanggaan Tanah Air ketika lagu Indonesia Raya berkumandang megah di Sirkuit Mugello. Veda Ega Pratama, pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta, menorehkan prestasi gemilang dengan meraih kemenangan spektakuler di Race 8 Red Bull Rookies Cup (RBRC), Minggu (22/6). Kemenangan ini semakin istimewa karena didapatkan setelah pertarungan sengkat hingga detik terakhir, membuktikan mental baja sang pebalap 16 tahun.
Sebelumnya, Veda sudah menunjukkan taringnya dengan finis terdepan di Race 7 pada Sabtu (21/6) di sirkuit yang sama. Namun, Race 8 menjadi momen paling heroik. Sempat terlempar ke posisi 10 di lap kedua dan ketujuh, Veda dengan tekad baja merangkak naik perlahan. Di dua lap terakhir, ia berhasil memimpin, tetapi pertarungan belum usai.
Di tikungan terakhir menjelang garis finis, Hakim Danish, pebalap Malaysia, menyodok dan sempat mendahului Veda. Namun, dengan kecepatan maksimal, Veda membalas di lintasan lurus dan memastikan kemenangannya dengan selisih tipis 0,011 detik! Sorak-sorai penonton pun pecah, mengiringi bendera merah-putih yang berkibar di podium Italia.
“Ini balapan yang sangat berat. Saya berusaha mengulangi strategi seperti kemarin, memimpin di akhir. Hakim sempat menyusul di tikungan terakhir, tapi saya yakin bisa menyalipnya lagi,” ujar Veda, dikutip dari laman resmi Red Bull. “Aku masih tidak percaya bisa menang dua kali, ini di luar dugaan!”
Dua kemenangan beruntun di Mugello menjadi pencapaian monumental bagi Veda. Sebelumnya, ia belum pernah menang di ajang RBRC sejak debut tahun lalu. Prestasi terbaiknya sebelumnya adalah dua kali podium ketiga di Austria (2023) dan Spanyol (2024). Kini, dengan 93 poin, Veda melesat ke peringkat tiga klasemen sementara, mengejar Hakim Danish yang memimpin dengan 149 poin.
Red Bull Rookies Cup dikenal sebagai ajang pencetang bintang MotoGP masa depan, seperti Johann Zarco, Jorge Martin, dan Pedro Acosta. Dengan tiga seri tersisa di Jerman, Austria, dan Italia, peluang Veda untuk menembus puncak masih terbuka lebar. Satu hal yang pasti: nama Indonesia kini semakin harum di kancah balap dunia!
Penutup:
Veda Ega Pratama bukan sekadar memenangi balap, tapi juga membawa semangat juang Indonesia ke panggung internasional. Dua kemenangan di Italia menjadi bukti bahwa talenta muda Tanah Air mampu bersaing di level tertinggi. Selamat, Veda! Seluruh bangsa menyambut prestasimu dengan bangga!


















