investigasiindonesia.com – Kabar menggembirakan datang dari sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB)! Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB baru saja merilis data terbaru yang menunjukkan pertumbuhan luar biasa pada hunian kamar hotel bintang di wilayah tersebut. Pada Mei 2025, tingkat penghunian (TPK) hotel bintang melesat hingga 38,76%, naik 0,65 poin dari bulan sebelumnya. Meski sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tren positif ini membuktikan bahwa NTB tetap menjadi destinasi primadona bagi pelancong domestik maupun mancanegara.
Yang lebih mencengangkan, hotel non-bintang juga mengalami peningkatan signifikan dengan TPK 31,74%, melonjak 2,64 poin dari April 2025. Bahkan, angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan Mei 2024, menunjukkan bahwa minat menginap di akomodasi lebih terjangkau terus meningkat.
Wisatawan Asing Dominasi, Lama Menginap Stabil
Data BPS NTB mengungkap fakta menarik: tamu luar negeri mendominasi hunian hotel non-bintang dengan porsi 55,24%, sementara di hotel bintang, mereka menyumbang 41,06%. Total tamu yang menginap di hotel bintang mencapai 104.628 orang, sedangkan hotel non-bintang mencatat 130.553 orang.
Meski rata-rata lama menginap (RLM) di hotel bintang sedikit menurun menjadi 1,93 hari, hotel non-bintang justru mengalami kenaikan menjadi 1,63 hari. Ini menunjukkan bahwa wisatawan cenderung memilih penginapan ekonomis untuk tinggal lebih lama, sementara pengunjung hotel bintang mungkin lebih fokus pada perjalanan singkat dengan fasilitas premium.
Gelombang Wisatawan Asing Melalui Bandara Lombok Meningkat Drastis
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) di Lombok mencatat 8.641 kedatangan wisatawan asing pada Mei 2025, naik 10,61% dari bulan sebelumnya. Sementara itu, jumlah wisatawan domestik (wisnus) mengalami penurunan menjadi 1.177.046 orang, turun 17,57% dari April 2025.
Fenomena ini mengindikasikan bahwa NTB semakin populer di kalangan turis mancanegara, sementara arus wisatawan lokal mungkin terdampak oleh faktor musiman atau pergeseran preferensi.
Apa Rahasia di Balik Kesuksesan NTB?
Beberapa analis menyoroti strategi promosi pariwisata NTB yang gencar di pasar internasional, ditambah dengan event-event besar seperti Lombok International Triathlon dan Festival Pesona Senggigi. Selain itu, keindahan alam seperti Gunung Rinjani, Gili Trawangan, dan Pantai Pink Lombok terus menjadi magnet bagi traveler global.
Dengan pertumbuhan yang stabil di sektor akomodasi dan terus meningkatnya kunjungan wisatawan asing, NTB membuktikan diri sebagai salah satu destinasi paling menjanjikan di Indonesia. Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin provinsi ini akan memecahkan rekor baru sebelum akhir tahun!


















