banner 728x250

Bandar Sabu Tewas Tertembak Saat Kabur dari Kejaran BNNP NTB

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Seorang pria berinisial WD (32), warga Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, tewas setelah tertembak saat berusaha melarikan diri dari kejaran tim BNNP NTB. Kejadian ini terjadi pada Selasa (8/7) sekitar pukul 15.30 WITA, setelah petugas menerima laporan masyarakat tentang aktivitas transaksi narkoba di rumah WD.

WD, yang diduga kuat sebagai bandar sabu, telah lama menjadi target operasi BNNP NTB karena dugaan perannya dalam mengendalikan jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut. Ia juga dikenal sebagai residivis kasus pencurian dengan kekerasan. Warga sekitar mengaku resah karena rumah WD kerap dijadikan lokasi transaksi sekaligus tempat mengonsumsi sabu secara terang-terangan.

banner 325x300

Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP NTB, Kombes Pol Gede Suyasa, menjelaskan bahwa tim telah memantau gerak-gerik WD sejak siang hari. Saat petugas mendekat untuk melakukan penangkapan, WD bersama seorang pria berinisial S langsung melarikan diri dengan melompati tembok belakang rumah setinggi 1,5 meter.

“Petugas sempat melepaskan tembakan peringatan, tetapi tidak diindahkan. Akhirnya, dilakukan tembakan terukur ke arah kaki untuk menghentikan pelaku,” jelas Suyasa, Rabu (9/7).

WD sempat menghilang dari pantauan, sementara S berhasil diamankan. Setelah menggeledah rumah WD selama 1,5 jam, tim kembali mendapat informasi dari warga bahwa WD ditemukan terkapar di kamar mandi rumah warga sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Saat ditemukan, WD sudah tidak bergerak dan membawa tas selempang berisi sabu seberat 11 gram, uang tunai Rp2.040.000, serta beberapa alat konsumsi narkotika.

Jenazah WD kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk autopsi. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka tembak di pinggang dan luka robek di alis yang diduga akibat benturan. Keluarga WD menolak autopsi lengkap dan hanya meminta proyektil peluru dikeluarkan dari tubuh korban.

BNNP NTB menegaskan akan terus mengusut jaringan peredaran sabu di NTB. “Ini peringatan keras bagi siapa pun yang masih berkeliaran di dunia narkoba. Kami tidak akan berhenti memberantas peredaran barang haram ini,” tegas Suyasa.

Langkah tegas BNNP NTB ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang selama ini merasa terganggu dengan aktivitas WD. Pihak berwajib berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi pelaku kejahatan narkoba lainnya di Nusa Tenggara Barat.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *