banner 728x250

NTB Luncurkan Program Desa Berdaya, Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap meluncurkan program terobosan bertajuk Desa Berdaya, sebuah inisiatif besar yang dirancang untuk mengakselerasi pembangunan desa dengan fokus pada pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata lokal. Program ini akan diresmikan di Desa Ungge, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, sebagai simbol dimulainya transformasi menyeluruh di seluruh desa di NTB.

Kepala Bappeda NTB, H. Iswandi, menjelaskan bahwa Desa Berdaya adalah miniatur dari kebijakan strategis Pemprov NTB untuk mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem pada 2029. “Kami memulai dari desa-desa dengan kantong kemiskinan ekstrem terbesar, berdasarkan data Reksosek dari Bappenas,” ujarnya.

banner 325x300

Dua Model Desa, Satu Tujuan Besar

Program ini akan dijalankan dalam dua model:

Desa Berdaya Umum – Intervensi dasar untuk semua desa.
Desa Berdaya Transformatif – Pendekatan khusus bagi desa dengan tantangan lebih kompleks.
Kolaborasi menjadi kunci utama. Pemprov NTB melibatkan pemerintah pusat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sektor swasta, akademisi, dan masyarakat desa. “Ini bukan hanya tentang bantuan, tapi tentang pemberdayaan berbasis data,” tegas Iswandi.

Data Tunggal untuk Akurasi Program

Salah satu inovasi penting dalam program ini adalah penggunaan sistem data tunggal penerima manfaat. Hal ini memastikan bantuan dan program pemberdayaan tepat sasaran. “Dengan data yang akurat, intervensi menjadi lebih terukur dan hasilnya jelas,” jelas Iswandi.

Persiapan Menuju Peluncuran Besar

Menjelang peluncuran akhir Juli, Pemprov NTB telah menyiapkan lokasi, melakukan sosialisasi, dan mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung seperti perbaikan jalan, saluran air, dan pengelolaan sampah. “Kami ingin Desa Ungge tidak hanya jadi tuan rumah, tapi juga contoh nyata keberhasilan program ini,” ujar Iswandi.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Pengamat kebijakan publik, Dr. Muhammad Ali, menyambut baik program ini. “Ini adalah pintu masuk bagi semua pihak—swasta, akademisi, hingga masyarakat—untuk bersama-sama membangun desa,” katanya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk mengidentifikasi akar masalah dan solusi yang tepat.

Mimpi Besar NTB: Desa Mandiri dan Sejahtera

Program Desa Berdaya bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan langkah awal menuju kemandirian desa. Dengan pendekatan berbasis data, kolaborasi multisektor, dan komitmen kuat Pemprov NTB, program ini diharapkan menjadi model nasional dalam pembangunan desa.

“Kami ingin Desa Berdaya menjadi simbol perubahan nyata—desa yang tidak hanya bertahan, tapi tumbuh mandiri dan sejahtera,” pungkas Iswandi.

Kini, semua mata tertuju pada NTB. Jika berhasil, program ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Desa Berdaya, untuk NTB yang lebih kuat!

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *