banner 728x250

Beras Murah Rp12.500 Per 5 Kg Banjiri Pasar NTB, Bulog Pastikan Stok Melimpah

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Perum Bulog Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat membanjiri pasar dengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp12.500 per 5 kilogram. Langkah ini diambil untuk menjawab tingginya harga beras di pasaran yang sempat menyentuh Rp13.000 per kilogram. Sebanyak 23.607 ton beras siap disalurkan ke seluruh penjuru NTB, dengan pengawasan ketat agar harga tetap terjangkau.

Sri Murniati, Pimpinan Wilayah Bulog NTB, memastikan bahwa distribusi beras SPHP akan dipantau langsung oleh Satgas Pangan hingga ke tingkat pengecer. “Tidak ada toleransi bagi mitra yang menjual di atas HET. Kami akan cabut izin mereka jika melanggar,” tegas Sri saat memantau penjualan beras di Pasar Tradisional Pagutan, Mataram.

banner 325x300

Beras murah ini disalurkan melalui empat jalur utama: pasar rakyat, Koperasi Merah Putih, kios binaan pemda, dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Bulog NTB juga menggandeng TNI, Polri, dan Badan Ketahanan Pangan untuk memastikan beras sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.

Stok beras di gudang Bulog NTB saat ini mencapai 184.000 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga waktu lama. Hingga hari ini, 1.707 ton beras SPHP sudah mulai beredar di pasaran. Bulog juga melakukan verifikasi ulang terhadap 289 mitra pengecer di 55 pasar tradisional untuk mencegah kecurangan.

“Kami ingin pastikan beras ini benar-benar membantu masyarakat, bukan dimanfaatkan oleh oknum nakal,” ujar Sri. Dengan harga terjangkau ini, Bulog berharap inflasi dapat ditekan dan daya beli masyarakat tetap stabil.

Kehadiran beras SPHP di pasaran langsung disambut antusias warga. “Alhamdulillah, ada beras harga Rp12.500. Ini sangat membantu,” kata Siti, seorang ibu rumah tangga di Mataram. Bulog NTB memastikan operasi pasar ini akan terus berlanjut hingga harga beras di pasaran benar-benar stabil.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *