investigasiindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengucurkan dana sebesar Rp 379 juta untuk mempercantik Gedung Putih, kantor Bupati setempat. Langkah ini diambil setelah cat gedung yang berusia lebih dari 10 tahun mulai memudar dan terkelupas, mengurangi kesan anggun bangunan ikonik tersebut.
Proyek pengecatan ini dilaksanakan melalui mekanisme penunjukan langsung (PL) secara online, sesuai aturan pengadaan barang dan jasa untuk nilai di bawah Rp 400 juta. “Karena nilainya masih di bawah batas PL, kami memilih metode ini untuk efisiensi,” jelas Lalu Gde Ramadhan Ayub, Kepala Bagian Umum Setda Lombok Barat.
Meski termasuk dalam program pemeliharaan rutin, keterbatasan anggaran membuat pekerjaan hanya difokuskan pada bagian depan serta sisi kiri dan kanan gedung. “Bagian belakang akan kami usulkan lagi di APBD Perubahan,” tambah Ayub.
Selain pengecatan eksterior, Pemda juga baru saja merampungkan peremajaan ruang kerja Bupati dengan anggaran Rp 300 juta. Dana tersebut digunakan untuk penataan interior dan pengadaan furnitur baru, menciptakan suasana kerja yang lebih profesional dan nyaman.
Tak berhenti di situ, pemerintah setempat berencana melanjutkan renovasi dengan menata ruang kerja Wakil Bupati, ruang rapat, serta ruang staf ahli dalam APBD mendatang. Bahkan, wacana pembuatan ruang singgah tamu juga sedang digodok untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pengunjung.
“Semua upaya ini bagian dari komitmen Bupati dalam membangun citra pemerintahan yang lebih baik,” tegas Ayub. Dengan pembaruan ini, diharapkan Gedung Putih tak hanya memancarkan kesan segar, tetapi juga mendukung kinerja aparatur dan memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.


















