banner 728x250

Bupati Lombok Timur Tantang Baznas Garap Zakat Pengusaha – Dana Rp4 Miliar Harus Tepat Sasaran

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Di tengah upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengambil langkah tegas dengan meminta jajaran baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat untuk memperluas target pengumpulan zakat. Dalam pelantikan lima pimpinannya, ia menegaskan bahwa ketergantungan pada zakat aparatur sipil negara (ASN) harus diakhiri.

“Potensi besar justru ada di pengusaha, pemilik modal, dan tuan tanah. Baznas harus jemput bola,” tegas Warisin di Pendopo Bupati, Jumat (28/7). Lima nama yang dilantik adalah H. Muhammad Kami (Ketua), H. Murjoko (Wakil Ketua I), H. Hamidi (Wakil Ketua II), Sirajun Nasihin (Wakil Ketua III), dan Asbullah Muslim (Wakil Ketua IV).

banner 325x300

Bupati menekankan, saat ini kas Baznas Lombok Timur hanya Rp4 miliar – angka yang dinilai masih jauh dari potensi sebenarnya. “Dana ini harus dikelola dengan amanah. Jangan sampai ada penyimpangan atau praktik calo proposal seperti masa lalu,” ungkapnya. Ia meminta transparansi penuh, termasuk verifikasi setiap permohonan bantuan masyarakat.

Target Besar di Luar ASN
Warisin mengungkapkan, 14% dari 1,4 juta penduduk Lombok Timur masih hidup di bawah garis kemiskinan. Hanya Kecamatan Sembalun yang memiliki angka kemiskinan terendah. “Zakat bisa jadi solusi, tapi harus digarap serius,” katanya.

Ia mendorong Baznas membangun relasi dengan kalangan usaha. “Bayangkan jika setiap pengusaha menyisihkan zakatnya. Kita bisa bangun lebih banyak program kesehatan, pendidikan, dan UMKM,” tambahnya.

Peringatan Keras Soal Soliditas Tim
Bupati tidak menampik adanya konflik internal di tubuh Baznas periode sebelumnya. Kali ini, ia meminta seluruh anggota menjaga kekompakan. “Tidak ada lagi ruang untuk ego sektoral. Fokus kita satu: membantu yang lemah,” tegasnya.

Sebagai langkah pendukung, Pemkab Lotim juga tengah memverifikasi bantuan modal UMKM, mulai dari Rp500 ribu untuk usaha kecil seperti serbuk dan serabi. “Ini bagian dari komitmen Lombok Timur SMART,” tutup Warisin.

Dengan arahan jelas ini, Baznas Lotim ditantang tidak hanya mengejar target angka, tetapi juga membangun kepercayaan publik. Masyarakat menunggu bukti.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *