banner 728x250

dari Lombok Barat, Inovasi Ekonomi Umat yang Didukung BI dan OJK

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Sebuah langkah inovatif dalam pengelolaan dana wakaf kini hadir dari Lombok Barat. Melalui program bertajuk Wakafarm, Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Badan Wakaf MIM Foundation bersama Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB dan OJK, berhasil menyatukan potensi wakaf dan peternakan ayam petelur menjadi kekuatan ekonomi baru bagi umat.

Program ini bukan sekadar peternakan ayam biasa. Wakafarm mengusung konsep wakaf produktif—hasil dari usaha peternakan sepenuhnya disalurkan untuk program sosial: mulai dari santunan anak yatim, beasiswa pendidikan, hingga bantuan bagi masyarakat miskin.

banner 325x300

Peluncuran resmi Wakafarm dan panen raya telur ayam dilakukan di Karang Lelede, Lombok Barat, pada Jumat (25/7). Acara tersebut dihadiri perwakilan dari BI NTB, OJK, Pemkab Lombok Barat, dan BAZNAS Provinsi NTB mewakili dukungan lintas sektor terhadap lahirnya model baru ekonomi sosial ini.

“Kami ingin MIM Foundation jadi role model wakaf produktif di NTB dan Kawasan Timur Indonesia,” ujar Alfin Hasani, Analis Pengembangan Ekonomi dan UMKM BI NTB. Ia memuji keberhasilan Wakafarm dalam mengelola produksi telur ayam omega-3 yang bernilai ekonomi tinggi.

Mustaen, Ketua Yayasan LAZ MIM Foundation sekaligus Dirut Bank Dinar Mustaen, menjelaskan bahwa program ini adalah hasil dari optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Dinar. “Karena CSR kami harus disalurkan habis tiap bulan, maka kami bentuk MIM Foundation agar pengelolaannya terfokus dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dana wakaf yang terkumpul dikembangkan dalam bentuk usaha riil, seperti peternakan dan pertanian. MIM Foundation menjalankan peran sebagai nazir yang bertanggung jawab atas pengelolaan dana dan hasilnya.

Ketua LAZ dan Badan Wakaf MIM Foundation, M. Romi Saefudin menegaskan bahwa Wakafarm bukan hanya inovasi ekonomi, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem wakaf produktif di daerah. “Hasil usaha ini kami kembalikan sepenuhnya untuk umat,” katanya.

Kini, telur dari Wakafarm bukan hanya sumber gizi, tapi juga simbol harapan bahwa wakaf bisa menjadi instrumen nyata dalam mengangkat derajat ekonomi masyarakat. Sebuah contoh nyata bahwa nilai-nilai spiritual Islam dapat berpadu dengan semangat kemandirian ekonomi.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *