banner 728x250

Terangi Wisata, NTB Luncurkan 187 Titik PJU Tenaga Surya

banner 120x600
banner 468x60

investigasiindonesia.com – Upaya Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadikan pariwisata ramah lingkungan kini mulai tampak nyata. Dinas Perhubungan (Dishub) NTB menyiapkan 187 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru dengan anggaran sebesar Rp 7 miliar. Yang menarik, proyek ini tak hanya soal penerangan semata, tapi juga membawa misi keberlanjutan dengan pemanfaatan energi matahari.

Lampu-lampu ini akan dipasang di ruas-ruas jalan strategis yang menunjang sektor pariwisata, mulai dari Jalan Pemenang di Lombok Utara, Lingkar Selatan Kota Mataram, hingga jalur pariwisata Kuta-Keruak di Lombok Tengah dan Timur. Tak ketinggalan, jalur Lembar–Sekotong dan Bundaran Sunggung Mandalika hingga Teluk Awang juga masuk daftar prioritas.

banner 325x300

“Kami fokus pada lokasi-lokasi yang mendukung destinasi wisata sekaligus mengedepankan konsep green energy,” terang Chairy Chalidyanto, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub NTB, Senin (28/7).

Langkah ini menjadi terobosan penting dalam mewujudkan NTB sebagai destinasi berkelas dunia yang tidak hanya terang secara infrastruktur, tapi juga cemerlang dalam pengelolaan energi. Lampu-lampu yang akan digunakan berbasis energi surya, sejalan dengan program nasional pemanfaatan energi terbarukan.

“Menuju lingkungan hijau dan asri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil,” tambahnya.

Walau 187 titik belum mencukupi kebutuhan total, Dishub menegaskan bahwa ini adalah pondasi awal yang akan terus dikembangkan. Rencananya, proses administrasi dituntaskan pada pertengahan Agustus, dilanjutkan dengan tender, dan pemasangan ditargetkan mulai September 2025.

Plt Kepala Dishub NTB, Ahmad Nur Aulia, juga telah menginstruksikan percepatan penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai bukti keseriusan dan kesiapan program ini.

“Semua harus jelas dari awal, agar pelaksanaannya nanti tak terganggu,” tegasnya.

Setelah Pulau Lombok, program PJU ramah lingkungan ini juga diharapkan menyasar Pulau Sumbawa tahun depan. Sebelumnya, prioritas PJU pernah diberikan saat gelaran MXGP 2022–2023. Kini, fokus diarahkan pada kesinambungan pembangunan dengan pendekatan ekowisata.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *