investigasiindonesia.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Lombok Tengah, bersiap menjadi pusat perhatian Asia pada 29–31 Agustus 2025. Sebanyak 34 pembalap internasional dari 10 negara akan berlaga di ajang bergengsi FIM Asian Road Racing Championship (ARRC) 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika.
Tidak hanya menjadi arena adu kecepatan, event ini juga menjadi “mesin penggerak” sportainment tourism di Nusa Tenggara Barat. Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka, menegaskan bahwa rangkaian event di Mandalika sepanjang tahun 2025 dirancang untuk memadukan olahraga kelas dunia dengan hiburan dan pariwisata.
“FIM ARRC 2025 hanyalah satu dari banyak seri bergengsi. Kami juga menghadirkan Mandalika Racing Series, Porsche Carrera Cup Asia, hingga Mandalika Suka-Suka. Semua ini bagian dari komitmen kami memperkuat posisi Mandalika di peta sport tourism internasional,” ungkap Troy.
Tak hanya mata yang dimanjakan aksi pembalap, telinga penonton juga akan dimabukkan alunan musik dari artis papan atas seperti Ndarboy Genk, Happy Asmara, dan NDX AKA pada Mandalika Suka-Suka, 31 Agustus mendatang.
Promotions Director Two Wheels Motor Racing (TWMR), Ron Hogg, menyebut Mandalika sebagai “permata baru” dalam kalender balap Asia. “Lokasi ini punya kombinasi sempurna: lintasan berstandar dunia, pemandangan pantai eksotis, dan atmosfer yang memikat pembalap, sponsor, dan penggemar,” ujarnya.
Deputi Olahraga Sepeda Motor IMI Pusat, Eddi Saputra, menilai ARRC 2025 tak hanya melahirkan pembalap tangguh, tapi juga menghidupkan ekonomi daerah. Sementara itu, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, memastikan semua persiapan berjalan ketat, dari standar keamanan hingga kenyamanan penonton.
Sebelum ARRC digelar, Mandalika akan memanas lebih dulu dengan Mandalika Racing Series 2025 pada 15–17 Agustus, disusul Porsche Carrera Cup Asia 2025 pada 22–24 Agustus. Rangkaian ini menjadi pemanasan menuju puncak: MotoGP Mandalika 2025.
Dengan mesin yang sudah dipanaskan sejak awal Agustus, Mandalika tak sekadar jadi tuan rumah balapan, tapi juga panggung dunia bagi sportainment Indonesia.


















